Meskipun harga minyak dunia jatuh dan nilai tukar euro melemah, harga orang-orang kaya dunia terus naik, mengalahkan penurunan ekonomi global. Siapa orang terkaya dunia 2015?
Forbes kembali membuat pemeringkatan orang terkaya di dunia. Dari daftar tersebut, jumlah miliuner dunia dengan harta di atas US$ 1 miliar, mencapai 1.826 orang, dengan total kekayaan US$ 7,05 triliun atau sekitar Rp 84.600 triliun. Wow! Nilai ini naik dari US$ 6,4 triliun di tahun lalu.
Seperti dilansir, Selasa (3/3/2015), ada 290 orang yang baru masuk daftar ini. Dari jumlah itu 71 orang berasal dari China. Jumlah orang kaya yang masih berumur di bawah 40 tahun juga bertambah menjadi 46 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bill Gates
|
|
Gates kembali menyandang nomor satu terkaya sejak Maret 2014, setelah posisi tersebut diduduki oleh Carlos Slim asal Meksiko selama 4 tahun berturut-turut.
Selain kaya, Gates juga terkenal dermawan, dan sudah mendonasikan US$ 29,5 miliar melalui Bill & Melinda Gates Foundation.
2. Carlos Slim
|
|
Slim terkenal sebagai konglomerat sektor telekomunikasi. Pada Juni 2014 lalu, dia membeli 8,3% saham AT&T di America Movil seharga US$ 5,6 miliar. Dia dan anaknya memiliki 62% saham di perusahaan tersebut.
Selain telekomunikasi, Slim juga memiliki perusahaan properti bernama Innmeubles Carso. Slim juga memiliki saham mayoritas di New York Times.
3. Warren Buffett
|
|
Buffett terkenal dengan investasi di berbagai sektor di pasar modal melalui perusahaan investasinya Berkshire Hathway. Saham Bershire sangat mahal, mencapai US$ 200 ribu per lembar.
Peringkat Buffett naik dari nomor 4 tahun lalu. Investasi Buffett di berbagai sektor, termasuk rel kereta, asuransi, dan energi.
Di 2013, Berkshire memperoleh pendapatan US$ 182 miliar, dan laba bersih US$ 19,5 miliar.
Buffett juga terkenal dermawan dan menyumbangkan banyak uang melalui berbagai yayasan sosial.
4. Amancio Ortega
|
|
Ortega, kelahiran Spanyol, dilahirkan sebagai anak dari pekerja rel kereta, dan sekarang jadi pengusaha ritel terkaya dunia.
Dia menemukan Zara pada 1975, dengan membuat pakaian dalam dan jubah mandi yang dibuatnya di rumah.
Pada pertengahan 1980-an, dia membawa Zara terkenal di seluruh Spanyol, dan berekspansi ke luar negeri.
Meski Spanyol dilanda krisis keuangan, namun kekayaan Ortega tetap bertambah US$ 45 miliar, dari 2009-2014, melalui perusahaan induk Zara, yaitu Inditex.
Inditex juga menghasilkan uang dari bisnis properti di Spanyol dan kota besar Eropa serta Amerika Serikat.
5. Larry Ellison
|
|
Ellison juga merupakan salah satu wirausaha teknologi pertama di Silicon Valley. Dia tidak pernah menemui ayah kandungnya, dan dibesarkan di Chicago oleh bibinya.
Setelah bekerja membangun database CIA, Ellison mendirikan Oracle pada 1977 dan di 2014 berhasil mendapat omzet US$ 38,3 miliar.
Dia juga merambah bisnis properti di sebuah pulau di Hawaii bernama Lanai, yang dibelinya US$ 300 juta pada 2012. Disebutkan, Ellison menguasai seluruh kamar hotel di pulau tersebut.
Halaman 2 dari 6











































