Hal ini disampaikan Susi, saat membuka acara Rencana Strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2015-2019 di Gedung Mina Bahari III, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (11/03/2015).
"Saya menyadari, 4 bulan terakhir tekanan yang datang ke saya bertubi-tubi, baik dengan surat, tulisan pesan, dan advicing," ungkap Susi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini yang disikapi manuver dan berbagai cara. Saya mengingatkan saja, kita ini sebagai pemilik laut Indonesia," kata Susi.
Susi mengaku tidak gentar, atas berbagai tindakan manuver yang dilakukan pelaku usaha. Ia meyakinkan tidak akan menarik seluruh kebijakan yang telah dibuat.
"Kedaulatan ini yang berhasil mengusir ribuan kapal asing yang ilegal, dan 70% kapal yang tidak mematuhi aturan. Pressure (tekanan) dalam beberapa minggu terakhir telah menjalar ke mana-mana. Beberapa pihak telah bermanuver," tegasnya.
(wij/dnl)











































