Acara yang berlangsung di kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat ini molor karena satu pembicara yakni Marwan Jafarβ terlambat hadir dari jadwal seharusnya. Marwan Jafar baru tampak tiba sekitar pukul 10.50 WIB padahal acara telah dimulai pukul 10.00 WIB.
Marwan mengenakan batik berwarna hijau, ia awalnya tak menjelaskan alasan keterlambatannya pada acara ini. Marwan meluncur begitu saja masuk ke ruangan acara tanpa menghiraukan pertanyaan media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwan Jafar dijadwalkan menyampaikan sambutannya setelah Menteri Andrinofβ selesai menyampaikan sambutan dan membuka acara. Pihak panitia pun langsung sigap mengatur ulang acara dan mempersilakan pembicara selanjutnya menyampaikan paparan yakni Bupati Kaur Bengkulu Hermen Malik.
Acara Rambuk Nasional Membangun Indonesia dari Pinggiran ini membahas pematangan langkahβ nyata realisasi pembangunan wilayah perbatasan di tanah air.
"Acara pagi ini adalah salah satu langkah penting membangun Indonesia. Sesuai tema acara, Rembuk Nasional ini akan membahas langkah nyata kita untuk menentukan kualitas pembangunan kita salah satunya pembangunan kawasan perbatasan agar tak lagi tertinggal dan terlupakan dan kita perlu mempercepat kualitas dari pembangunan ini," kata Andrinof dalam sambutannya, Senin (27/4/2015).
Setelah acara, Marwan Jafar sedikit menjelaskan soal keterlambatannya ke acara tersebut. Ia beralasan, dirinya harus pijat sebelum datang ke acara.
"Kaki ku keseleo jadi pijat dulu," jelas Marwan singkat di lokasi acara.
(dna/hen)











































