Ini Wanita Bergaji Besar, Hingga Rp 547 Miliar/Tahun (2)

Ini Wanita Bergaji Besar, Hingga Rp 547 Miliar/Tahun (2)

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2015 08:07 WIB
Ini Wanita Bergaji Besar, Hingga Rp 547 Miliar/Tahun (2)
Jakarta - Dari 200 Chief Executive Officer (CEO) bergaji terbesar di Amerika Serikat (AS). Hanya 13 orang wanita yang berada di dalamnya.

CEO wanita bergaji terbesar dibayar US$ 42,1 juta/tahun, atau sekitar Rp 547 miliar.

Siapa saja orangnya? Berikut daftar kedua seperti dilansir dari CNN, Selasa (26/5/2015).

5. Indra Nooyi

Foto: Reuters
Wanita ini merupakan pemimpin dari Pepsi Co, perusahaan produsen minuman cola.

Pada tahun lalu, bayaran yang diterima Nooyi mencapai US$ 19,2 juta atau sekitar Rp 248 miliar, naik 45% dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, US$ 13,6 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya diterima dalam bentuk saham.

4. Meg Whitman

Foto: Reuters
Whitman adalah CEO dari Hewlett-Packard, perusahaan berbasis teknologi.

Bayaran yang diterima Whitman tahun lalu mencapai US$ 19,6 juta, atau sekitar Rp 254 miliar, naik 11% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran tersebut, US$ 6,1 juta diterima dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

3. Carol Meyrowitz

Foto: Reuters
CEO dari TJX Companies ini dibayar US$ 23,3 juta, atau sekitar Rp 303 miliar pada tahun lalu, naik 13% dari tahun sebelumnya.

Bayaran yang diterima oleh Meyrowitz ini terdiri dari US$ 6,2 juta dalam bentuk tunai, dan sisanya dalam bentuk saham.

TJX Companies merupakan perusahaan ritel dengan 3.300 toko di AS, Kanada, dan Eropa.

2. Martine Rothblatt

Foto: CNBC
Rothblatt merupakan CEO dari United Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi asal AS.

Bayaran Rothblatt sepanjang 2014 lalu mencapai US$ 31,6 juta atau sekitar Rp 410 miliar, turun 17% dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, US$ 2,1 juta berupa tunai, dan sisanya berupa saham.

1. Marissa Mayer

Foto: Reuters
CEO Yahoo ini menjadi wanita bayaran terbesar di AS. Nilai totalnya US$ 42,1 juta tahun lalu, atau naik 69% dari tahun sebelumnya.

Dari bayaran tersebut, sebanyak US$ 2,1 juta dalam bentuk uang tunai dan sisanya dalam bentuk saham.
Halaman 2 dari 6
(Wahyu Daniel/Angga Aliya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads