Sibuk Blusukan di Tol, Berat Badan Menteri Basuki Turun Drastis

Sibuk Blusukan di Tol, Berat Badan Menteri Basuki Turun Drastis

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2015 11:12 WIB
Sibuk Blusukan di Tol, Berat Badan Menteri Basuki Turun Drastis
Jakarta - Memastikan berbagai program pembangunan infrastruktur berjalan tepat jadwal, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono harus turun langsung alias blusukan ke lapangan.

Tak terasa, kegiatan ekstra tersebut rupanya cukup menguras energi sang menteri. Buktinya, berat badan mantan Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPKS) ini turun drastis.

"Ini sampai celana melorot semua," canda Basuki saat detikFinance menyinggung soal berat badannya β€Ždi Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak pertama kali dilantik menjadi menteri, Basuki memang langsung tancap gas mempercepat berbagai proyek pembangunan infrastruktur. Tak hanya peresmian pembangunan, berbagai persiapan pekerjaan pun diawasi ketat olehnya.

Salah satunya adalah pengawasan terhadap percepatan pembangunan tol Cikampek-Palimanan. Kecekatan Basuki dalam mengawal proyek pembangunan pun pernah mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Dari November, saya perhatikan Pak Basuki ini 5 kali bolak-balik pantau tol Cikapali. Saya perhatikan betul. Jangan kira saya kalau kasih perintah terus saya lupa. Nggak, semua saya awasi betul," kata Jokowi saat meresmikan Jalan Tol Cikampek -Palimanan beberapa waktu lalu.

Ada yang mendukung, ada juga yang mencela. Sigapnya Menteri Basuki sempat menuai pandangan miring dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi V DPR RI, Sukur Nababan dalam rapat kerja dengan Kementerian PUPR pada Rabu, 10 Juni 2015 silam mengungkapkan penyataan bernada sindiran terkait aksi Blusukan sang menteri PU.

Ia mengingatkan, agar kinerja ekstra Menteri Basuki di luar kantor ini tak membuatnya lupa terhadap tugas-tugasnya sebagai menteri untuk membuat kebijakan teknis dalam melaksanakan proses pembangunan khususnya internal organisasi Kementerian PUPR.

Sukur menuturkan bila kebijakan pembangunan tidak diperhatikan dengan baik maka dikhawatirkan percepatan pembangunan bisa saja tidak terwujud.

"Saya ingatkan, jangan sampai karena terlalu sering di luar, kebijakan yang di dalam terbengkalai," pesan Sukur.β€Ž

(dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads