Melewati jalanan becek, Rini menuju tumpukan sampah basah. Padahal, panitia sudah menggiring Rini pada tumpukan sampah kering, namun eks Dirut Astra Internasional lebih memilih mengambil sampah pada area yang becek dan berbau.
"Kalau mau pungut sampah ya harus kotor," kata Rini pada acara bersih-bersih di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu (8/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat sedang mengambil sampah ini, Rini sempat dibuat kaget oleh munculnya seekor tikus berukuran besar yang lewat di depannya.
"Kalau tikus saya nggak berani," ujar Rini dengan ekspresi kaget.
Usai memungut sampah, Rini kemudian bergegas ke area penanaman pohon. Di sini, Rini bersama peserta bersih-bersih Muara Angke berkesempatan menanam pohon untuk program penghijauan.
Agenda ternyata tidak berhenti di situ, Rini kemudian diajak oleh panitia berlayar beberapa menit mengelilingi area Muara Angke menggunakan perahu nelayan.
Kegiatan bersih-bersih Muara Angke merupakan bagian dari peran BUMN menyambut HUT ke-70 Indonesia. Acara bersih-bersih pada kawasan Muara Angke telah berlangsung selama kurang lebih seminggu ke belakang. Sampah dibersihkan dan diangkut menggunakan truk yang berjumlah sekitar 40 unit. Acara ini diselenggarakan oleh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Ikut memeriahkan kegiatan ini adalah komunitas Greensmile, Nadine Chandra Winata dan Denny Sumargo, serta beberapa perwakilan sekolah dan perguruan tinggi di Jakarta. Hadir pula pada acara ini Deputi Kementerian BUMN Gatot Trihargo dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni serta para pejabat lainnya. Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi.
(feb/drk)











































