Potong 90% Gaji Sendiri Demi Karyawan, CEO Ini Malah Dihina

Potong 90% Gaji Sendiri Demi Karyawan, CEO Ini Malah Dihina

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2015 06:44 WIB
Potong 90% Gaji Sendiri Demi Karyawan, CEO Ini Malah Dihina
Foto: Dan Price (CNN)
Jakarta - Sudah empat bulan, Dan Price, Presiden Direktur (Chief Executive Officer/CEO) Gravity Payments, memangkas 90% gajinya sendiri. Alasannya supaya pegawai paling bawah di perusahaannya bisa dapat gaji US$ 70.000 atau Rp 910 juta/tahun.

Banyak orang memuji langkah kontroversial Price ini, tapi tak sedikit juga yang malah mencibir sampai menghina. Dua karyawannya ada yang mengundurkan diri setelah muncul rencana tersebut, begitu juga beberapa kliennya ada yang pindah ke lain hati.

Bahkan, ada politisi yang mengkritik tajam langkah Price karena menghina paham sosialisme. Meski di tengah maraknya serangan itu, Price meyakini telah melakukan langkah yang tepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perjalanan tidak mulus, banyak tantangan di depan, tapi kami bertahan... lebih baik dari yang bisa kami bayangkan. Dan kami puas sudah bisa melewati tantangan ini," kata Price kepada CNN, Jumat (14/8/2015)

Sebanyak 70 dari total 120 karyawan Price akan naik gaji jadi US$ 70.000 per bulan dalam tiga tahun ke depan. Sementara 30 karyawan lainnya naik gaji dua kali lipat.

Sebelumnya Price bergaji nyaris US$ 1 juta per tahun, kini setelah dipangkas menjadi hanya US$ 70.000. Uang hasil pemangkasan gaji price ini didistribusikan kepada para karyawannya.

Salah satu karyawannya yang memutuskan pindah kerja adalah Grant Moran. Ia setuju naik gaji, hanya saja tidak setuju rencana kenaikan gajinya itu disebar ke publik.

"Sekarang semua orang tahu kita digaji sama. Ini membuat orang yang berkinerja tinggi menjadi tidak termotivasi, karena digaji sama dengan orang yang malas," ujar web developer itu kepada The New York Times.

Price sendiri mengaku tidak ambil pusing dengan karyawannya yang mengundurkan diri. Bahkan ia merasa senang jika ada orang yang jujur dan blak-blakan terhadap sikapnya itu.

"Saya memang banyak dikritik sejak memutuskan untuk memotong gaji sendiri. Saya rasa kita bisa mengambil hikmah dari pengorbanan ini," kata Price.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads