CEO Amazon.com, Jeff Bezos, berhasil menambah kekayaannya US$ 20 miliar atau sekitar Rp 260 triliun dalam setahun terakhir, ini merupakan kenaikan terbesar dibandingkan warga AS manapun.
Meski begitu, daftar 5 orang terkaya di AS tidak banyak berubah dibandingkan tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bill Gates
|
Foto: Reuters
|
Pria berumur 60 tahun ini memiliki 3 anak dan tidak pernah menyelesaikan kuliahnya di Harvard University, AS.
Gates terkenal sebagai orang yang dermawan, dan sering melakukan aksi sosial lewat Bill & Melinda Gates Foundation.
Jeff Bezos
|
Foto: Reuters
|
Pria berumur 52 tahun dan memiliki 4 orang anak ini, berhasil meningkatkan kekayaannya hingga US$ 20 miliar atau Rp 260 triliun dalam setahun terakhir.
Tak mudah bagi Bezos menjalankan Amazon.com yang merugi bertahun-tahun. Sekarang Amazon telah meraih keuntungan, dan menjual hampir semua yang diinginkan oleh masyarakat.
Warren Buffett
|
Foto: Reuters
|
Kekayaan Buffett didapat dari perusahaan investasinya bernama, Berkshire Hathaway, di mana Buffett masih menjabat CEO hingga kini.
Berkshire memegang saham-saham perusahaan besar, seperti Coca Cola, Geico, Dairy Queen, dan American Express.
Dalam 15 tahun terakhir, Buffett selalu menduduki posisi nomor dua orang terkaya di AS. Baru tahun ini posisinya tergeser.
Mark Zuckerberg
|
Foto: Getty Images
|
Zuckerberg sudah terkenal sebagai pendiri, pemilik, dan CEO dari Facebook, yang dibuatnya pada 2004, saat dia berusia 19 tahun.
September lalu, Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, berkomitmen menggelontorkan US$ 3 miliar atau sekitar Rp 39 triliun, untuk melawan sejumlah penyakit di dunia ini.
Dalam setahun terakhir, kekayaan Zuckerberg bertambah US$ 15,2 miliar atau sekitar Rp 197 triliun, karena naiknya harga saham Facebook.
Di bawah kepemimpinan Zuckerberg, Facebook meraup miliaran dolar dari hasil iklan di lewat platform mobile. Bahkan di April lalu, pria yang tak pernah lulus dari Havard University ini, mengembangkan fitur live streaming lewat Facebook Live.
Larry Ellison
|
Foto: Ezra Shaw/Getty Images
|
Dalam setahun terakhir, kekayaan Ellison bertambah US$ 1,8 miliar, atau sekitar Rp 23,4 triliun.
Sejak 2014 lalu, Ellison menyerahkan jabatan CEO, namun masih menjabat sebagai Chairman dan Direktur Teknologi.
Karir Ellison dimulai dengan membangun database untuk CIA, dan meluncurkan Oracle di 1977, kemudian masuk bursa saham di 1986.
Halaman 2 dari 6











































