Follow detikFinance
Kamis 13 Apr 2017, 16:30 WIB

Ini Tips dari Sri Mulyani untuk Para Wanita Karir

Michael Agustinus - detikFinance
Ini Tips dari Sri Mulyani untuk Para Wanita Karir Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berbagi pengalamannya sebagai wanita yang sukses dalam hal karir dan keluarga di acara GE Woman's Network.

Sri Mulyani menuturkan, wanita kerap dihadapkan pada pilihan sulit, lebih memprioritaskan karir atau keluarga. Situasi yang sangat tidak mudah. Tapi bukan berarti perempuan tak bisa menjalankan keduanya sekaligus.

"How we as woman pursuing career, tapi juga at the same time punya kehidupan keluarga. Itu adalah hal sulit dalam hidup ketika harus memilih karir dan keluarga, akan ada keadaan naik turunnya, dan itu tidak pernah mudah," kata Sri Mulyani dalam acara GE Woman's Network di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Semua pilihan harus dibicarakan dengan pasangan. Dalam situasi seperti ini, wanita butuh pria yang pengertian.

"Kamu harus membicarakan dengan pasangan, membicarakan risiko dan tanggung jawab jika memilih menjalani dua kehidupan, karir dan keluarga. Dan dalam hal ini perempuan juga membutuhkan pria yang sangat mengerti dan memahami," tuturnya.

Tanggung jawab terhadap keluarga tentu tak bisa dilepaskan. Ada yang harus dikorbankan agar pekerjaan dan keluarga terurus semua, misalnya mengurangi jam tidur.

"Perempuan adalah yang paling memiliki hubungan tanggung jawab besar dengan kehidupan keluarga. Kita harus bisa manage semua. Harus ada banyak pengorbanan. Less sleeping adalah pengorbanan terbesar sepertinya," ucap Sri Mulyani.

Ia mengaku biasa membawa setumpuk pekerjaan ke rumah. Meski demikian, Sri Mulyani tetap berusaha memperhatikan keluarganya di tengah kesibukan bekerja.

"Suami dan keluarga saya biasa melihat saya membawa pekerjaan dari kantor ke rumah. Mereka terbiasa melihat saya membaca lembaran laporan, kemudian berhenti dan memindahkan, membagi fokus saya kepada keluarga atau sekedar membaca novel. Saya selesai kerja seharian pukul 10 malam dan kadang saya tertidur di mobil," tukasnya.

Menurut Sri Mulyani, kondisi Indonesia saat ini sudah banyak berubah, kesempatan untuk perempuan jauh lebih terbuka dibanding 10 tahun lalu. Maka perempuan tak perlu takut menjalani kehidupan karir dan keluarga sekaligus.

"Dulu banyak perempuan yang harus resign setelah melahirkan karena mereka harus sibuk mengurus bayi, harus terus menyusui. Sekarang ada ruangan menyusui yang sangat bersahabat bagi perempuan, bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan. Mungkin sederhana tapi sangat penting, bagaimana kita treat seorang perempuan degan cara yang berbeda," tutupnya. (mca/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed