Follow detikFinance
Minggu 28 May 2017, 14:50 WIB

Belajar Dari Hashimoto, Jalankan Bisnis Rp 452 M di Usia 25 Tahun

Citra Fitri Mardiana - detikFinance
Belajar Dari Hashimoto, Jalankan Bisnis Rp 452 M di Usia 25 Tahun Mitchell Hashimoto (Foto: Jamel Toppin-Forbes)
Jakarta - Jangan larang anak anda untuk menekuni bidang ilmu yang diinginkannya. Karena bisa saja, ia jadi salah satu orang sukses di usia muda karena menekuni ilmu yang disukainya.

Seperti terjadi pada salah satu pengusaha muda sukses di dunia, Mitchell Hashimoto yang berhasil memperoleh pendapatan hingga US$ 34 juta atau setara dengan Rp 452,2 miliar saat dirinya berusia 25 tahun. Hasimoto merupakan salah satu pendiri HashiCorp, perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak (software).

Dalam sebuah kesempatan, Hashimoto membeberkan rahasia dirinya bisa mencapai kesuksesan di usia muda. Menurut Hashimoto, kesuksesan yang diraihnya saat ini merupakan hasil dari usaha yang dimulainya sejak dini. Dirinya menilai, usaha yang dimulai sejak dini akan memiliki peluang sukses lebih besar karena memiliki banyak kesempatan untuk melakukan perbaikan ketimbang memulai usaha saat usia senja.

"Ketika kamu memulai usaha saat muda, itu membuat usahamu berjalan lebih mudah. Karena sekalipun kamu gagal, kamu masih punya banyak waktu untuk memperbaikinya. Teman saya, keluarga saya mengatakan, maju terus. Dan itu adalah hal yang penting," ungkap Hashimoto seperti dikutip dari Forbes.com, Minggu (28/05/2017).

Hashimoto bercerita, dirinya mulai menekuni dunia koding sejak umur 12 tahun. meski saat itu orang tuanya mengira dirinya hanya bermain game saja namun Hashimoto tidak mempedulikannya. Sering kali dirinya menyelinap dari orang tuanya untuk bisa menggunakan komputer.

Dari hobinya ini, Hashimoto muda pun bisa menghasilkan pundi-pundi dolarnya sendiri.

Saat pendapatannya sudah mencapai US$ 500 ribu atau sekitar Rp 6,6 miliar, ayahnya masih merasa belum puas dengan capaian Hashimoto. Ayah Hashimoto memintanya untuk bisa menekuni lebih dalam mengenai bisnis softwere tersebut dengan ancaman dirinya harus membayar sendiri kuliahnya atau beralih menjadi pengacara atau dokter.

Kondisi itu, semakin membuat Hashimoto makin termotivasi untuk mengetahui lebih banyak mengenai aplikasi video games. Dirinya menilai dengan menguasai seluk beluk aplikasi tentu banyak orang yang akan menggunakan jasanya.

"Karena seluruh perusahaan di luar sana, semua butuh aplikasi. Apakah itu perusahaan otomotif, bahkan perbankan. Semua butuh aplikasi," ujarnya.

Hashimoto dinilai memiliki fokus yang unik dalam menciptakan software yang nyaman digunakan. Dirinya mempelajarinya saat pertama kali bekerja di Apple. Sejak saat itu dirinya tidak berhenti untuk membangun usahanya hingga kini menjadi besar. Terbukti dengan perusahaan yang dirintisnya HashiCorp.

HashiCorp saat ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat antara lain e-Bay, Disney, payPal, Stripe.

Menurutnya, salah satu kunci kseuksesan yang diraihnya saat ini adalah semangat pantang menyerah. "Ketika aku gagal, maka aku akan mencari peluang baru lainnya," pungkasnya. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed