Follow detikFinance
Kamis 17 Aug 2017, 10:38 WIB

Pimpin Upacara di Pulau Pramuka, Luhut Kenang Masa Hidup Susah

Danang Sugianto - detikFinance
Pimpin Upacara di Pulau Pramuka, Luhut Kenang Masa Hidup Susah Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Sama seperti di wilayah lainnya, pagi ini warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu juga turut merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Namun upacara bendera yang digelar tahun ini terasa lebih spesial lantaran dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut yang bertugas menjadi Inspektur Upacara mendarat tepat pada pukul 07.00 WIB. Para peserta upacara yang terdiri dari guru dan siswa SD, SMP, SMA, para PNS, hingga TNI dan Polri yang sudah berbaris rapih menyambut antusias kedatangan Luhut.
Luhut Pimpin Upacara di Pulau PramukaLuhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka Foto: Danang Sugianto

Upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Pulau Pramukan itu pun berjalan hikmat. Luhut yang memiliki latar belakang militer terlihat mantap dalam menjalankan tugasnya sebagai Inspektur Upacara, mulai dari membacakan Pancasila hingga memberikan pidato.

Luhut Pimpin Upacara di Pulau PramukaLuhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka Foto: Danang Sugianto

Dalam pidatonya, Luhut berpesan kepada para siswa Kepulauan Seribu agar tidak merasa minder dengan para siswa yang berada di daratan Jakarta. Sebab seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan dan hak yang sama.

"Saya berpesan pada adik-adik mahasiswa dan pelajar gantungkan cita-cita setinggi langit. Tidak perlu merasa kecil tinggal di Kepulauan Seribu. Kau harus merasa besar karena pemerintah memberikan hak yang sama besar," tegasnya di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Luhut juga sempat mengenang kehidupannya semasa menjadi pelajar. Dia mengaku hidup dari keluarga yang kurang mampu, ayahnya seorang supir bus dan ibunya bahkan tak memiliki ijazah SD. Namun dengan semangat yang dimiliki dia berhasil untuk meraih taraf hidupnya saat ini.

"Saya datang dari keluarga yang sederhana, bapak saya pengemudi bus sibualbuali di Tapanuli, ibu tidak tamat SD. Tapi hari ini saya berdiri seperti ini. Kalau saya bisa kenapa kalian tidak bisa. Karena itu saya titip kalian harus bekerja keras, dan punya disiplin. Tidak ada yang tidak bisa kau capai jika kau bekerja keras," tegasnya.

Luhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka.Luhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka. Foto: Danang Sugianto

Sementara untuk jajaran PNS, TNI dan Polri di Kepulauan Seribu, Luhut berpesan agar bekerja dengan sungguh-sungguh, bukan hanya dengan otak tapi juga dengan hati. Dengan cara kerja seperti itu, menurutnya mereka akan mampu memberikan kontribusi besar kepada Kepulauan Seribu.

Intinya, kata Luhut, dalam merayakan hari Kemerdekaan RI harus merenungi dan meneladani apa yang telah dilakukan oleh pahlawan-pahlawan negara. Mereka berjuang mengorbankan nyawa dengan tujuan satu yakni kemerdekaan Indonesia.

Luhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka.Luhut Pimpin Upacara di Pulau Pramuka. Foto: Danang Sugianto

Dalam perhelatan upacara tersebut, Luhut juga sempat memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi di Kepulauan Seribu. Luhut juga menyerahkan bantuan 15 toilet portable yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed