Follow detikFinance
Sabtu 28 Oct 2017, 16:22 WIB

Susi Bersihkan Sampah Setengah Ton di Pantai Batu Sindu Natuna

Nita Sari - detikFinance
Susi Bersihkan Sampah Setengah Ton di Pantai Batu Sindu Natuna Foto: Nita Sari/detikcom
Natuna - Pantai biasa dikunjungi sebagai tempat untuk berekreasi dan bersantai. Namun, kali ini Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti justru membersihkan sampah-sampah di pinggir pantai.

Berdasarkan pantauan detikFinance, kejadian ini berlangsung di Pantai Batu Sindu, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada Sabtu (28/10/2017).

Awalnya, pada pukul 06.00 WIB Susi hanya bermain paddle board di sekitaran pulai Rinai. Lantas kemudian pada siang hari ia memutuskan untuk singgah ke Pantai Batu Sindu.

Pantai di Natuna yang dikunjungi SusiPantai di Natuna yang dikunjungi Susi Foto: Nita Sari/detikcom

Sayangnya, ia disambut oleh pemandangan yang kurang menyenangkan. Pasalnya ia dibuat heran dengan adanya hamparan garis hitam sepanjang pinggir pantai yang diketahui adalah sampah.

Akhirnya Susi memutuskan untuk membersihkan sampah-sampah tersebut dengan menelusuri pantai. Terlihat, sampah yang sudah dikumpulkan Susi ada berbagai macam, seperti popok bayi, plastik, botol, kaca, hingga kaos.

Susi pungut sampah di Pantai Batu Sindu NatunaSusi pungut sampah di Pantai Batu Sindu Natuna Foto: Nita Sari/detikcom

"Tadi saya sudah kumpulin banyak botol-botol. Nanti kita kumpulin bawa ke darat," katanya.

Setelah menulusuri pantai, Susi juga memutuskan melewati batu-batuan yang besar demi mencari sampah.

"Masuk beginian (batu-batuan besar) dapat harta karun kresek sama botol aqua," imbuhnya sambil memasuki batu-batuan tersebut.

Susi pungut sampah di Pantai Batu Sindu NatunaSusi pungut sampah di Pantai Batu Sindu Natuna Foto: Nita Sari/detikcom

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada dasarnya sampah yang ia temukan berasal dari berbagai sektor. Namun, baginya sampah yang paling mendominasi adalah sampah kresek.

"Sampah ada dari industri, transportasi, kargo, nelayan, rumah tangga, wisatawan, semua jadi kontribusi sampah. Tapi sampah di pantai 50% adalah kresek. Saya dapat kresek 10 yang utuh, scary, menakutkan," terang Susi.

Susi mengingatkan ketika melihat sampah, seseorang sebaiknya harus mencoba membersihkan semampunya. Sebab, hanya dalam waktu dua jam, sampah yang dikumpulkan bisa mencapai hingga setengah ton.

Bersih-bersih di Pantai Batu Sindu NatunaBersih-bersih di Pantai Batu Sindu Natuna Foto: Nita Sari/detikcom

"Prihatin kita coba bersihkan semampu kita. Paling dua jam, paling tidak setengah ton sampah sudah dikumpulkan, lebih mungkin, kita kumpulin disini. Untuk negara kita kerjaan besar, kalau tidak nanti semua pantai penuh sampah semua, sedih" jelas Susi.

Ia juga mengatakan bahwa menjaga kebersihan bukan berkaitan dengan kewenangan. Namun, hal tersbeut merupakan tanggung jawab semua orang.

"Itu bukan persoalan kewenangan, semua harus bertanggung jawab. Pemda, provinsi, daerah, kabupaten, masyarakat. Juga mengubah attitude manner tentang sampah, habit, attitude, kebiasaan, perilaku, manner, moral," tutupnya.

Bersih-bersih di Pantai Batu Sindu NatunaBersih-bersih di Pantai Batu Sindu Natuna Foto: Nita Sari/detikcom
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed