Follow detikFinance
Rabu, 07 Nov 2018 07:48 WIB

Cerita Sukses

Perjuangan Kolonel Sanders, Pendiri KFC yang Sukses di Usia Senja

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Makanan cepat saji, kentucky fried chicken (KFC) hampir berada di seluruh penjuru dunia. Makanan yang identik dengan ayam goreng renyah ini diciptakan oleh seorang bernama Harland David Sanders, yang mukanya bisa Anda temukan setiap kali datang ke gerai KFC di manapun berada.

Harland lahir di Henryville, Indiana, AS, pada 9 September 1890. Ayahnya seorang petani yang memiliki ladang seluas 80 ha.

Sayang, ia mesti ditinggal Sang Ayah pada tahun 1895. Alhasil, ibunya menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di pabrik pengalengan tomat. Sementara Ia bertukar posisi dengan menjaga saudara-saudaranya serta memasak.

Kondisi tersebut tak bertahan lama karena ia mesti berseteru dengan ayah tirinya dan putus sekolah di kelas 7 sehingga bekerja di bidang pertanian.

Pada usia 13 tahun, Harland bekerja sebagai pelukis kereta kuda di Indianapolis. Dan di tahun berikutnya ia bekerja sebagai buruh tani di sebuah peternakan.

Berbagai pekerjaan ia lakoni untuk bisa membiayai diri dan keluarganya. Bahkan pada tahun 1906 ia memalsukan tanggal lahirnya untuk mendaftar di Angkatan Darat Amerika Serikat.

Pada 1907, Harland kembali tinggal bersama pamannya di Sheffield, Alabama. Ia bekerja untuk Southern Railway sebagai pandai besi di bengkel-bengkel. Lagi-lagi, berbagai pekerjaan ia lakoni seperti menjadi pencuci mesin kereta api.


Di tahun yang sama, ia bertemu dan menikahi Josephine King. Kemudian ia belajar hukum di La Salle Extension University.

Setelah berbagai pekerjaan Ia lakoni, hingga menjadi penjual asuransi jiwa, dia akhirnya pindah ke North Corbin, Kentucky. Di sini lah awal terciptanya makanan legendaris tersebut.

Ia membuka bengkel dan juga menyajikan hidangan ayam di sebuah restoran. Oleh karena itu ia disebut Kolonel Kentucky oleh sang Gubernur. Kolonel bukan berarti seperti kolonel di angkatan militer, melainkan kolonel dalam bucket ayam goreng.

Popularitas makanan tersebut melejit begitu saja sehingga pada tahun 1939, Harland bisa membeli sebuah motel di Asheville, North Carolina. Dan pada bulan Juli 1940, dia menyelesaikan resep untuk menggoreng ayamnya.

Namun sayang, di tahun 1941 bisnisnya mengalami kerugian akubat penjatahan gas oleh pemerintah akibat perang dunia II. Hingga akhirnya pada tahun 1952, Harland membuat waralaba KFC yang dibeli oleh Pete Harman dari South Salt Lake di Utah, yang memiliki salah satu restoran terbesar di kota tersebut.


Mereka akhirnya bersama-sama mendirikan bisnis Kentucky Fried Chicken, yang merupakan restoran pertama di dunia yang menggunakan nama tersebut. Tahun 1964 alias di usia kepala tujuh, bisnis tersebut akhirnya sukses besar.

Pada pertengahan 1960-an, KFC pun telah membuka cabang di Kanada, Meksiko, Jamaika, dan bahkan Inggris. Namun Sanders tidak mampu menjalankan bisnisnya, sampai akhirnya bisnis tersebut dijual kepada grup investor seharga US$ 2 juta dan US$ 40.000 untuk gaji pekerja tiap bulannya.

Sementara itu, di tahun 1980, Harland didiagnosis menderita leukemia dan meninggal pada 6 Desember 1980 pada usia 90 tahun di Rumah Sakit Yahudi di Louisville, Kentucky.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed