Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 24 Jan 2019 07:49 WIB

cerita sukses

Wanita Kaya Raya di Balik Suksesnya Prada

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Miuccia Prada. Foto: Getty Images Miuccia Prada. Foto: Getty Images
FOKUS BERITA Sukses dan Kaya Raya
Jakarta - Prada, bagi para pecinta fashion tentu bukan hal yang asing. Merek ini telah melekat pada sejumlah produk mewah seperti tas, sepatu, ikat pinggang, hingga pakaian. Prada sebagai merek yang mendunia dikenal dengan desainnya yang sederhana dan elegan.

Bicara mengenai Prada, tak bisa lepaskan dari sosok wanita bernama Miuccia Prada. Dia ialah cucu pendiri rumah mode Prada, Mario Prada. Miuccia menjadi salah satu orang yang berjasa mengembangkan Prada sehingga dikenal banyak orang seperti saat ini.

Mengutip successstory, Senin (21/1/2019), Prada sendiri telah ada sejak tahun 1913. Prada sudah ada jauh sebelum Miuccia lahir pada 10 Mei 1949.

Miuccia Prada terlahir dengan nama Maria Bianchi. Maria memiliki dua saudara bernama Albert dan Marina Bianchi.

Ayah Maria, Luigi 'Gino' Bianchi adalah kepala perusahaan yang memproduksi mesin pemotong rumput. Sementara, ibunya Luisa Prada ialah pewaris bisnis Prada.

Bianchi resmi bergabung dengan bisnis keluarga pada tahun 1970 di mana ia bertindak sebagai manajer toko. Pada tahun 1978, ia resmi menjadi penerus perusahaan yang kala itu dihadapkan pada tantangan karena Prada hanya menyisakan satu toko.

Tak sampai penghujung tahun 1980, Maria mengambil nama Miuccia Prada. Dia meminta bibinya yang belum menikah untuk mengadopsinya. Sehingga, ia mendapat nama keluarga Prada dan dapat mengambil bisnis keluarga tersebut. Di waktu yang hampir bersamaan pula, dia bertemu dengan suaminya Patrizio Bertelli yang kemudian memiliki peran besar dalam menghidupkan Prada.

Miuccia tak memiliki latar belakang sebagai seorang desainer. Dia menyelesaiakan pendidikan di Universitas Milan dan mendapat gelar Phd dalam Ilmu Politik. Namun, latar belakang pendidikannya kemudian berpengaruh besar dalam pengembangan bisnis saat ia berperan sebagai direktur kreatif sementara suaminya memegang di bagian pemasaran.

Menurutnya, kemewahan dan keanggunan dalam fashion tidak hanya terbatas pada pendekatan seksual.

Tahun 1988 menjadi salah satu titik loncatan Prada. Berbeda dengan konsep tahun 1980 yang menampilkan fashion secara berlebihan, Prada justru mengenalkan konsep minimalis, garis-garis yang bersih dan sederhana, dan dibalut dengan kain mewah.


Konsep yang diusung Prada kemudian merajai tren fashion dunia di tahun 1990-an. Banyak pebisnis wanita yang mengusung konsep ini di mana konsep tersebut mengacu ke Prada.

Kecerdasan Bertelli dalam mengembangan bisnis dipadukan dengan kemampuan kreatif istrinya Miuccia mendorong Prada terus berkembang. Prada kemudian membuka beberapa toko di pasar internasional. Produk yang dijual pun terus berkembang tidak hanya barang-barang dari kulit dan pakaian wanita, tapi juga pakaian pria, aksesoris, hingga parfum.

Prada selanjutnya juga membuat label baru bernama Miu Miu yang menyasar pada pasar anak muda.

Lebih lanjut, berkembangnya Prada pun mendorong jumlah kekayaan Miuccia. Forbes mencatat, kekayaan bersihnya kini mencapai US$ 2,5 miliar dan menempatkan dirinya di urutan ke-729 orang terkaya di dunia tahun 2018.

(ang/ang)
FOKUS BERITA Sukses dan Kaya Raya
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com