Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Jun 2019 08:10 WIB

Kisah Inspiratif

Dari Tenis ke Bisnis, Serena Williams Punya Harta Rp 3,2 T

Vadhia Lidyana - detikFinance
Serena Williams. Foto: Instagram Serena Williams. Foto: Instagram
Jakarta - Serena Williams merupakan pemain tenis profesional asal Michigan, Amerika Serikat (AS). Tak hanya sukses dengan 23 gelar Grand Slam-nya, Serena juga mengantongi kekayaan US$ 225 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun.

Dilansir dari Forbes, Selasa (11/6/2019), Serena merupakan salah satu wanita di AS yang paling kaya berdasarkan sumber kekayaan hasil keringat sendiri. Kekayaan tersebut ia peroleh dari berbagai perusahaan yang dibangun lewat penghasilannya di dunia tenis.

Dalam kurun waktu 5 tahun, ia berhasil mendirikan 34 start up melalui perusahaan pendanaan miliknya, Serena Ventures. Serena Ventures sendiri memiliki nilai portofolio sebesar US$ 10 juta atau setara Rp 142 miliar.

Serena Ventures difokuskan kepada perusahaan-perusahaan yang didirikan oleh perempuan dan kaum minoritas di AS. Sebesar 60% investasi Serena Ventures mendanai perusahaan-perusahaan tersebut.

Selain itu, Serena juga memiliki saham di klub futbol Amerika, yakni Miami Dolphins dan juga di ajang tinju ternama Ultimate Fighting Championship (UFC). Dengan sejumlah perusahaan dan kekayaan yang dimilikinya, ia berhasil menyabet gelar America's Richest Self-Made Women.


"Saya ingin menjadi bagian dari infrastruktur. Saya ingin menjadi merek, bukan hanya menjadi wajah dari sebuah merk," tutur Serena dalam kisah hidupnya yang ditulis Forbes, Senin (3/6/2019).

Meski begitu, Serena tak akan meninggalkan karirnya di dunia tenis. Ia menyebutkan, betapa kerasnya dukungan Ayahnya kepada Serena dan kakaknya, Venus Williams yang juga juara dunia tenis.

Ayahnya, Richard Williams mengajari mereka cara bermain tenis di pinggir jalan Compton, California. Meski bukan pelatih profesional, ayahnya berhasil membuat Serena memenangkan Grand Slam pertamanya di usia 17 tahun. Padahal, olah raga tenis merupakan olah raga yang sulit ditembus ras kulit hitam.


"Dulu, Anda akan melihat bagaimana orang-orang langsung menghindar bila melihat kami di jalan, dan berpikir harus cepat-cepat kembali ke rumah," ungkap atlet 37 tahun tersebut.

Namun, ia kini mengatakan kariernya sangat baik di dalam dan di luar lapangan.

"Cara mempertahankan karir saya di dalam dan di luar lapangan adalah selalu mengambil kesempatan, dan bagaimana menjadi orang yang berbeda dari yang lain, yang menonjol. Apabila yang lain zig, saya zag," kata Serena.

Pada tahun 2018, Serena meluncurkan merek pakaiannya sendiri yang dinamai S. Perusahaan tersebut juga didanai oleh keuangannya sendiri. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed