Cerita Orang Terkaya Jepang Bangun Uniqlo dari Nol

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 18:00 WIB
CEO Uniqlo, Tadashi Yanai
Foto: Rahmi Anjani
Jakarta -

Uniqlo merupakan salah satu perusahaan fesyen ternama, merek dari Jepang ini sudah memiliki cabang di mana-mana. Tak terkecuali di Indonesia.

Di balik kesuksesan Uniqlo, ada Tadashi Yanai yang menjadi pendiri perusahaan ritel dunia tersebut. Namun siapa sangka, Tadashi awalnya cuma seorang tukang jahit.

Pria kelahiran 7 Februari 1949 ini memang sangat bersemangat untuk menekuni dunia bisnis sejak usianya masih muda. Usai lulus dari Universitas Waseda di Tokyo pada tahun 1971 dalam ilmu politik, Tadashi memulai karirnya dengan menjual pakaian dan peralatan dapur pria di Supermarket Jusco.

Setelah menghabiskan satu tahun di Jusco, ia keluar dari pekerjaan itu. Kemudian Tadashi bergabung dengan bisnis menjahit ayahnya, Ogori Shoji.

Tahun 1984 Tadashi memberanikan diri pindah ke daerah Hiroshima. Di sana dia memulai bisnis ritel fesyennya pertama kali dengan membangun toko Uniqlo pertama.

Terbilang sukses, hanya dalam kurun waktu sepuluh tahun, Uniqlo yang awalnya cuma toko di pinggiran kota kecil, saat itu bisa membuka puluhan toko lain. Bahkan, Tadashi juga memimpin proses go public perusahaannya melalui proses IPO pada tahun 1994.

Kini, perusahaannya memiliki lebih dari 2 ribu toko dan telah menjadi perusahaan pakaian terbesar keempat di seluruh Jepang.

Kini dia menjadi orang paling kaya di Jepang selama dua tahun terakhir. Forbes mencatat harta Tadashi Yanai saat ini sebesar US$ 29,7 miliar atau sekitar Rp 415,8 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Meski hartanya berkurang hingga US$ 2,6 miliar di tengah masa pandemi saat ini, Tadashi tetap bertengger di posisi puncak orang terkaya di Jepang menurut majalah Forbes.

Tadashi sendiri tercatat sebagai CEO dari Fast Retailing Co, melalui perusahaan ini Tadashi bisa memiliki merek pakaian Uniqlo yang sudah mendunia.

Bukan cuma Uniqlo, beberapa merek ternama juga berada di bawah kendali perusahaannya. Mulai dari Theory, Helmut Lang, K Brand, hingga GU.

Sederet penghargaan pun sudah diraih oleh Tadashi. Pada tahun 2012, pria ini masuk dalam daftar 50 orang paling berpengaruh versi majalah Bloomberg Markets.

Dia juga telah dianugerahi penghargaan retailer internasional pada tahun 2010 dari National Retail Federation di AS. Institut Manajemen Sanno juga memilih Tadashi sebagai presiden perusahaan terbaik pada tahun 2009.

Kini, menurut Forbes, Tadashi merupakan orang kaya nomor satu di Jepang. Sementara di daftar miliuner dunia Forbes, dia bertengger di peringkat 41.



Simak Video "Imbas Corona, Sejumlah Toko Besar di Mal Tutup Sementara"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)