Kisah Inspiratif

Joe Biden, Anak Penjual Mobil yang Kini Jadi Presiden AS

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 27 Jan 2021 07:15 WIB
Joe Biden teken sejumlah perintah eksekutif Presiden AS (AP/Evan Vucci)
Foto: Joe Biden teken sejumlah perintah eksekutif Presiden AS (AP/Evan Vucci)

Kemudian, dua tahun kemudian, pada usia 29, dia membuat kejutan yang memenangkan pemilihan untuk Senat AS melawan petahana Partai Republik J. Caleb Boggs. Namun, tragedi terjadi sebelum dia dilantik sebagai senator termuda kelima dalam sejarah AS. Pada bulan Desember itu, istri dan putrinya yang berusia 13 bulan tewas dan kedua putranya dirawat di rumah sakit ketika sebuah trailer traktor menabrak station wagon mereka.

Alih-alih pindah ke Washington, D.C., Biden yang tengah hancur memutuskan untuk bepergian dengan kereta api setiap hari sehingga dia dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan putra-putranya. Biden menikah lagi pada tahun 1977 dengan guru sekolah Jill Jacobs. Dari wanita itu memiliki satu anak perempuan lagi.

Biden memenangkan pemilihan kembali pada tahun 1978 dan kembali menang sebanyak lima kali setelah itu. Secara keseluruhan, ia menghabiskan 36 tahun di kursi Senat AS, termasuk delapan tahun sebagai ketua Komite Kehakiman dan empat tahun sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri.

Biden juga bekerja untuk kelestarian iklim, membuat undang-undang menentang kekerasan dalam rumah tangga dan membuat undang-undang anti-kejahatan yang menerjunkan 100.000 lebih polisi di jalan, melarang penggunaan senjata dan memperjuangkan hukuman yang lebih keras untuk pengedar narkoba.

Dia juga dikenal karena kebijakan luar negerinya. Senator yang sering bepergian itu konon menyebut pemimpin Serbia Slobodan Milosevic sebagai penjahat perang selama kunjungan 1993 ke Beograd.

Hampir satu dekade kemudian, Biden memilih untuk menyetujui penggunaan kekuatan di Irak. Meskipun demikian, ia akhirnya menjadi kritikus cara pemerintahan George W. Bush menangani konflik tersebut.

Setelah mengumpulkan sejumlah besar dana kampanye, Biden melakukan pencalonan presiden pertamanya pada bulan Juni 1987. Dalam perjalanan kampanye, ia menggunakan parafrase politisi Buruh Inggris Neil Kinnock.

Joe Biden sebagai Wakil Presiden

Biden memulai upaya keduanya di Gedung Putih 20 tahun kemudian. Barack Obama menunjuknya untuk menjadi pasangannya setelah memenangkan nominasi Demokrat. Dalam pemilihan presiden November 2008, Obama dan Biden mengalahkan lawan mereka dari Partai Republik, John McCain dan Sarah Palin. Lalu pada 2012 mereka menang kembali dengan mengalahkan penantang Partai Republik Mitt Romney dan pasangannya Paul Ryan.

Setelah menjabat pada Januari 2009 sebagai wakil presiden ke-47 Amerika Serikat, Biden ditugaskan untuk mengawasi paket stimulus ekonomi senilai US$ 787 miliar, menjalankan satuan tugas kelas menengah dan menghidupkan kembali perjanjian pengurangan senjata dengan Rusia. Dia juga memainkan peran penasehat yang kuat sehubungan dengan konflik di Irak dan Afghanistan.

Pada 2015, putra tertua Biden, Beau, meninggal karena kanker otak dan memberikan pukulan berat bagi seorang pria yang telah menanggung banyak kehilangan tersebut. Biden mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2016, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya.


(das/ara)