Kisah Inspiratif

Kisah Thalhah bin Ubaidillah, Bagi-bagi Harta Keliling Kota Madinah

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 22 Apr 2021 04:00 WIB
Masjid Nabawi Pagi Hari 2017
Masjid Nabawi Foto: Fitraya Ramadhanny
Jakarta -

Thalhah bin Ubaidillah bin Utsman bin Kaab bin Said adalah salah satu dari 10 orang yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah. Ia termasuk dalam orang-orang yang pertama masuk Islam.

Thalhah dikenal sebagai seseorang yang dermawan. Sejak masih belia, ia sudah menjadi pebisnis ulung. Dikutip dari buku Sirah 60 Sahabat Nabi Muhammad saw karya Ummu Ayesha, Rabu (21/4/2021), dengan keahliannya berbisnis, ia pun sukses menjadi orang yang kaya raya.

Thalhah pernah berhasil menjual tanah miliknya dengan harga yang tinggi, sehingga harta pun menumpuk di rumahnya. Namun, ia tak merasa bahagia, sampai-sampai ia menangis.

"Sungguh, jika seseorang dibebani bermalam dengan harta sebanyak ini dan tidak tahu apa yang akan terjadi, pastilah akan mengganggu ketentraman ibadahnya kepada Allah," katanya.

Akhirnya, ia memanggil sahabat-sahabatnya untuk membantu membawa harta miliknya dan berkeliling di Kota Madinah. Ia lalu membagikan hartanya kepada orang-orang yang membutuhkan.

Bahkan, saking gigihnya membagikan harta, ia berkeliling dari malam hari hingga waktu siang di hari selanjutnya. Setelah hartanya tak tersisa sedikit pun, baru dirinya merasa lega.

Menurut Jabir bin Abdullah, Thalhah adalah orang yang sangat pemurah dan memang senang membagikan hartanya tanpa perhitungan. Thalhah juga dikenal sebagai sosok yang memperhatikan kesejahteraan keluarganya. Ia juga membiayai pernikahan anak-anak muda di keluarganya.

Said bin Zad ra. yang pernah bepergian melaksanakan tugas bersamanya juga mengatakan hal serupa.

"Aku tidak pernah melihat orang yang begitu pemurah memberikan harta, pakaian, dan makanan selain dia!" kata Said.

Semenjak masuk Islam, Thalhah bertekad mengikuti setiap perjuangan Rasulullah.

Di Perang Uhud, Thalhah dengan berani menyerang pasukan musuh ketika pasukan Islam dalam kondisi tersudut. Thalhah maju dengan semangat, dan ia mendapatkan hampir 70 luka tusukan tombak, sabetan pedang, dan panah yang menancap.

Rasulullah pun memujinya. "Barang siapa yang suka melihat seorang laki-laki yang masih berjalan di muka bumi, padahal dia telah memberikan nyawanya kepada Allah, hendaknya ia melihat Thalhah," puji Rasulullah.

Thalhah sangat bahagia mendapat penghargaan dari Rasulullah. Meski sebelum mati ia sudah dijamin sebagai penghuni surga, ia tetap semangat beramal shaleh.

Simak juga 'Melihat Salat Subuh Pertama Bulan Ramadhan di Mekkah':

[Gambas:Video 20detik]



(vdl/zlf)