Kisah Inspiratif

Cristiano Ronaldo, Raja Gol yang Nyaris Tak Pernah Ada di Dunia

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 07:20 WIB
TURIN, ITALY - JANUARY 10: Cristiano Ronaldo of Juventus F.C. controls the ball during the Serie A match between Juventus and US Sassuolo at Allianz Stadium on January 10, 2021 in Turin, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images )
Foto: Getty Images/Valerio Pennicino

Ya, Cristiano Ronaldo kini memang menjadi salah satu pesepakbola terkaya di dunia. Berdasarkan Forbes, kekayaan bersihnya mencapai US$ 120 juta atau setara Rp 1,73 triliun (kurs Rp 14.471).

Kontrak empat tahun Cristiano Ronaldo dengan Juventus bernilai rata-rata US$ 64 juta atau setara Rp 926 miliar per tahun yang akan berakhir pada 2022. Pemain terbaik FIFA sebanyak lima kali ini, pada 2020 menjadi atlet olahraga aktif pertama yang melampaui pendapatan karir US$ 1 miliar.

Selain penghasilannya dari lapangan, Cristiano Ronaldo juga menghasilkan uang dari jadi brand ambassador Nike hingga seumur hidup. Ada juga bisnis pakaian, aksesoris, hotel, hingga fasilitas kebugaran (gym) yang bermerek CR7.

Sebelum jadi megabintang Portugal dan pemain andalan Juventus seperti sekarang, Cristiano Ronaldo pertama kali gabung ke dalam klub lokal Andorinha, yang sebelumnya merupakan tempat ayahnya bekerja. Di sana dia bermain untuk klub junior selama dua tahun atau sampai umurnya 10 tahun.

Talentanya kemudian dilirik oleh klub terbesar di Madeira, Nacional. Selama tiga musim Cristiano Ronaldo bermain untuk klub junior Nacional, sebelum dipinang oleh Sporting Lisbon pada usia 13 tahun yang sekaligus menjadi tempat pertamanya meniti karir di sepakbola.

Mulai dari situ lah Cristiano Ronaldo bertransformasi menjadi atlet paling sukses dengan torehan rekor yang tak kunjung berhenti. Selain jadi andalan timnas Portugal, keberadaannya juga sangat esensial di klub-klub raksasa yang merekrutnya mulai dari Manchester United (MU), Real Madrid, hingga saat ini Juventus.


(aid/eds)