Kisah Inspiratif

Dulu Sampai Cari Uang Tambahan, Bos TikTok Kini Luar Biasa Kaya

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 19 Agu 2021 08:00 WIB
Zhang Yiming
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Siapa yang nggak tahu media sosial TikTok, platform yang saat ini lagi ngehits. Di balik kesuksesan TikTok ada sosok Zhang Yiming yang menjadi pemilik platform sekaligus CEO dan Pendiri, ByteDance.

Dikutip dari Money.com, Zhang sendiri memiliki latar belakang yang memang akrab dengan teknologi. Dia sendiri merupakan lulusan dari Universitas Nankai. Zaman kuliah, Zhang ketahui sampai melakukan pekerjaan sampingan untuk mendapat uang tambahan. Dia juga pencipta mesin pencari properti.

Kini, berdasarkan catatan Forbes dikutip Rabu (18/8/2021) Harta Zhang kini mencapai US$ 35,8 miliar setara Rp 511 triliun (kurs Rp 14.360) naik dari US$ 16,2 miliar pada April 2020. Dengan harta segitu, Zhang menjadi orang terkaya ke 9 di China dan masuk ke 39 di dunia, menurut Forbes.

Sejumlah kekayaan itu tercatat didominasi dari pendapatan TikTok dan kekayaannya sendiri. Pria berusia 37 tahun itu menjadi pendiri TikTok bermula setelah dia membeli aplikasi video sosial Musical.ly pada Desember 2017 dengan harga sekitar US$ 1 juta. Perusahaan menjadikannya TikTok pada Agustus 2019.

Pemasukan TikTok sendiri diperoleh melalui pembelian koin dalam aplikasi, mulai dari US$ 0,99 untuk 100 koin dan US$ 99,99 untuk naik level hingga 10.000. Pengguna dapat memberikan koin kepada pembuat konten TikTok favorit mereka, yang pada gilirannya dapat menukarnya dengan hadiah digital.

Selain mendapatkan pendapatan dari pembelian koin, sebuah agensi juga dapat beriklan di TikTok seiring meningkatnya popularitas aplikasi tersebut. Hal ini menurut laporan Digiday.

Perusahaan intelijen seluler Sensor Tower melaporkan bahwa pengguna TikTok di seluruh dunia menghabiskan US$ 3,5 juta untuk pembelian dalam aplikasi selama Oktober 2018, yang hampir empat kali lipat dari apa yang mereka lakukan pada Oktober 2017.

Valuasi nilai TikTok per Juni 2021 melonjak US$ 425 miliar, berdasarkan laporan portal berita China 36Kr, sebagaimana dikutip dari Nikkei Asia. Angka itu naik dari valuasinya pada 2019 silam yang baru US$ 75 miliar.

Lonjakan valuasi nilai itu didorong oleh penjualan saham yang dijual induk perusahaan ByteDance. Saham yang dijual diperkirakan seharga US$ 50 juta dan US$ 100 juta. ByteDance perusahaan China yang memiliki TikTok itu, juga dinobatkan sebagai startup paling berharga di dunia.

Simak juga Video: Berbagi Bikin Kaya Itu Fakta!

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)