Mantan Tukang Kayu Geser Jack Ma dari Posisi Orang Terkaya China

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 29 Okt 2021 15:56 WIB
Zhong Shanshan orang terkaya China
Zhong Shanshan (Foto: Dok. Forbes)
Jakarta -

Zhong Shanshan menggeser posisi Jack Ma sebagai orang terkaya di China. Menurut Indeks Miliarder Bloomberg, pria berusia 66 tahun itu diperkirakan memiliki kekayaan sebesar US$ 66,8 miliar atau setara dengan Rp 948 triliun (kurs dolar Rp 14.194).

Sebelum menjadi ketua Nongfu Spring dan pemilik Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise, Zhong memiliki kisah yang sangat menginspirasi dimulai dengan ketekunannya dan kerja kerasnya selama puluhan tahun.

Dikutip dari South China Morning Post (SMCP), Jumat (29/10/2021), untuk mencapai posisi agungnya saat ini, Zhong pernah terjun ke berbagai pekerjaan seperti media, penjualan bahkan industri pertanian.

Selama Revolusi Kebudayaan 1966-1976, orang tua Zhong dipandang sebagai kalangan intelektual yang berarti pendidikannya dipersingkat. Saat putus sekolah menengah pertama, ia membantu menghidupi keluarganya, bekerja sebagai tukang batu dan tukang kayu selama 10 tahun.

Dia juga pernah dua kali gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi, kemudian diterima pada tahun 1977 di Universitas Radio dan TV Zhejiang. Setelah lulus, ia bekerja sebagai reporter untuk Zhejiang Daily.

Pada tahun 1988, deklarasi Zona Ekonomi Khusus Hainan membuat Zhong memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan pindah. Di sana ia pertama kali mendirikan surat kabar Pacific Post, kemudian gagal dan beralih ke bisnis jamur.

Kegagalan bisnis jamur disebabkan karena iklim Hainan yang tidak cocok untuk membudidayakan jamur. Dia pun beralih bisnis dan sukses dengan menjual gorden, saat itu ia berhasil mengumpulkan ribuan dolar, tetapi kemudian bangkrut ketika ia memulai bisnis budidaya udang.

Sampai suatu ketika, Zhong bertemu dengan sesama penduduk asli Hangzhou yaitu Zong Qinghou, CEO Wahaha, yang menjual air kemasan, jus, dan berbagai produk kesehatan. Dengan Hainan menjadi zona ekonomi khusus, Zhong dapat membeli produk Wahaha dengan harga lebih rendah.

Perjalanan bisnisnya tak cukup sampai di situ. Pada tahun 1993, Zhong mendirikan Hainan Yang Sheng Tang dan meluncurkan berbagai suplemen termasuk pil kura-kura (kura-kura telah lama digunakan untuk kesehatan dan umur panjang di Cina).

Meskipun mendapat respon positif di pasar, persaingan yang ketat di industri menyebabkan Zhong untuk memikirkan bisnis lain. Hingga akhirnya dia menyimpulkan bahwa apa pun yang terjadi, orang perlu air minum dan dia mendirikan perusahaan Mata Air Nongfu pada tahun 1996.

Selama dua dekade terakhir, Zhong juga telah meluncurkan dendeng, teh botol, jus, dan berbagai minuman. Tapi airlah yang membuatnya dinobatkan sebagai orang terkaya di China setelah IPO Nongfu Spring pada September 2020 lalu.

(dna/dna)