Diah Maulida, Si Dirjen Etnik

Diah Maulida, Si Dirjen Etnik

- detikFinance
Selasa, 02 Mei 2006 12:59 WIB
Jakarta - Pejabat identik dengan baju resmi. Tapi tidak dengan Dirjen Perdagangan Depdag Diah Maulida. Jangan harap bisa melihat lulusan ITB ini mengenakan blazer ataupun pakaian resmi lainnya.Yang akan Anda temui adalah Diah yang selalu mengenakan baju bernuansa etnik. Kalaupun berpakaian resmi, Diah akan mempadupadankannya dengan aksesoris etnik."Saya melihat di era saat ini harus ada ikon yang dipanuti untuk bangga menggunakan kain khas Indonesia. Saya akui bu Rini (mantan Menperindag Rini Soewandi) sangat rajin berusaha untuk itu. Bu Mari juga sudah seperti itu sekarang," ujarnya ketika ditemui detikcom akhir pekan lalu.Tak hanya baju yang dikenakannya, Diah pun menghiasi ruang kerjanya dengan pernak-pernik etnik. Kain-kain tenun dan songket juga tampak terpajang indah di ruang kerjanya yang asri. "Ini juga sekaligus promosi," ujar Diah yang tampak cantik mengenakan kain tenun merah khas Sulawesi.Lulusan S2 dari Stanford University ini mengaku membiasakan diri mengenakan baju etnik sejak menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) pada tahun 2002.Kebiasaan itu pun terus berlanjut hingga Diah menjabat sebagai Dirjen Perdagangan Luar Negeri sejak tahun 2005.Wanita Kelahiran Singapura ini pun tak pernah melewatkan acara kunjungannya ke daerah dengan membeli aneka pernak-pernik etnik untuk melengkapi koleksinya terutama yang berorietasi ekspor. "Kalau tidak begitu, kita tidak akan tahu potensi daerah tersebut," ujar wanita yang merahasiakan tanggal lahirnya itu. Namun ada hal yang membuat wanita asli Jawa Timur ini kurang sreg dengan aksesoris etnik. "Mereka tidak mau membuat aksesoris satu set, sehingga konsumen selalu sulit me-match. Padahal bila dilakukan, potensi ekspornya sangat besar," tandas Diah yang tampak selalu matching ini. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads