Aries Mufti dan Terapi Solitaire

Aries Mufti dan Terapi Solitaire

- detikFinance
Rabu, 03 Mei 2006 10:50 WIB
Jakarta - Selain mengasyikkan main game solitaire ternyata bisa menjadi terapi penyakit. Bahkan di dalam game solitaire itu, ternyata menyimpan sebuah filosofi. Simak penuturan dari Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Aries Mufti yang mengaku mendapat banyak manfaat dari hobinya main solitaire itu.Kebiasaan Aries main solitaire ini bermula dari penyakit yang pernah dideritanya yakni sakit darah kental. "Itu akibat kurang minum, kurang santai dan terlalu banyak pakai otak kiri," ujar Aries dalam perbincangannya dengan detikcom di sela-sela "Indonesia Syariah Expo 2006", Selasa (2/5/2006)."Otak kanan saya jadi kurang dipakai. Oleh dokter, saya dianjurkan untuk banyak-banyak melakukan kegiatan yang bersifat permainan agar pemakaian otaknya seimbang antara otak kanan dan kiri," tutur Aries.Staf ahli Meneg BUMN Sugiharto ini menambahkan bahwa oleh dokter, dirinya disarankan untuk bermain musik, karaoke dan main game."Nah, saya karaoke itu nggak bisa, nggak ada bakat. Lalu saya pilih TTS. Itu dulu, tapi sekarang sudah tidak. Sekarang saya sudah ketemu solitaire itu," ujar Aries yang terlihat awet muda itu.Pria yang merahasiakan umurnya ini pun mengaku akhirnya menjadi ketagihan main solitare. Sebelum tidur, Aries selalu menyempatkan diri paling tidak main hingga tiga kali game solitaire. Karena sudah merasa ketagihan, Aries pun mengaku baru bisa tidur nyenyak setelah main solitaire. "Kalau mau tidur, saya main game soliter itu. Setelah main itu, ya tidur saya jadi tenang. Setiap hari kalau saya sudah butek, saya main itu," ujarnya sambil tertawa. Kenapa nggak main game yang lain? "Ya, tahunya itu sih," ujar Aries dengan malu-malu.Nah, menurut Aries, game solitaire itu ternyata tak cuma permainan kartu semata. Aries mengaku bahwa di dalam permainan solitaire itu, ada sebuah filosofi. "Di dalam permainan itu ada banyak kartu. Seperti itulah Tuhan kasih pilihan untuk kita. Kita harus menentukan mana jalan yang terbaik untuk mencapai finalnya. Itulah pilihan nasib kita. Ambil kanan atau ambil kiri. Kita yang menentukan," cerita Aries dengan bijak. Selain main game untuk menjaga kesehatan, Aries juga melakukan olah raga sepak bola. Biasanya, Aries melakukan olah raga sekaligus hobinya itu di lapangan ABC, Senayan bersama dengan rekan-rekannya ketika dulu masih di Wisma Artaloka. "Saya juga dulunya anak gawang lho," selorohnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads