Kisah Inspiratif

Kisah Robin Zeng, Bos Baterai Mobil Listrik yang Jadi Orang Terkaya China

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 21 Jan 2022 07:00 WIB
Founder Contemporary Amperex Technology (CATL)  Robin Zeng
Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Contemporary Amperex Technology (CATL) berhasil menjadi salah satu pemasok baterai kendaraan listrik terbesar di dunia. Adalah Robin Zeng sosok di balik berdirinya perusahaan asal China itu.

Mengutip Forbes, Jumat (21/1/2022), karier pria 53 tahun yang memegang gelar Doktor dari Chinese Academy of Social Sciences, itu dimulai pada 1999 dengan menjadi produsen baterai lithium-ion bernama Amperex Technology Limited (ATL).

Perusahaan tersebut mengkhususkan diri dalam membuat baterai isi ulang untuk elektronik seperti ponsel dan laptop. Perusahaan tersebut dilaporkan memasok baterai ke iPod, iPad, dan MacBook Apple.

Kemudian Zeng mendirikan CATL pada 2011 sebagai spin-off dari ATL untuk fokus pada baterai otomotif. Dia sukses membangun kemitraan antara CATL dengan BMW, Volkswagen, dan Geely.

Gayung bersambut, China semakin agresif untuk mengembangkan industri energi bersih. Bisnisnya pun menikmati uluran tangan dari pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Mulai tahun 2015, pemerintah China mengumumkan daftar pemasok baterai yang direkomendasikan, yang mencakup lebih dari 50 perusahaan domestik. Pembuat mobil yang menggunakan pemasok baterai yang direkomendasikan untuk kendaraan listrik mereka maka memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi pemerintah. Hal itu membuka jalan kebangkitan perusahaan seperti CATL.

Daftar itu kemudian dihapus pada 2019, setahun setelah Zeng menghantarkan CATL memulai debutnya di Bursa Efek Shenzhen. Zeng secara agresif memperluas kemampuan manufaktur dan penelitian serta pengembangan di CATL.

Pada tahun 2018, dari semua kendaraan listrik penumpang baru yang dijual di seluruh dunia, 13% dari total kapasitas baterai dipasok oleh CATL. Hal itu menurut firma riset dan penasihat Adamas Intelligence.

Pada 2020, CATL menguasai 22% pasar karena total kapasitas baterai terpasang empat kali lipat di mobil listrik baru. Kesuksesan CATL menghantarkan Zeng menjadi orang terkaya ketiga di China dengan mengantongi harta US$ 51,4 miliar, setara Rp 735 triliun (kurs Rp 13.400).

(toy/ara)