Mengenal Tuan Guru Bajang yang Dapat Restu OJK Jadi Komisaris BSI

Iffa Naila Safira - detikFinance
Rabu, 09 Feb 2022 16:02 WIB
TGH Muhammad Zainul Majdi (TGB)
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI resmi mengangkat Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai Wakil Komisaris Utama Independen pada 24 Agustus 2021. Sosoknya menjadi sorotan mengingat pemilik nama asli Muhammad Zainul Majdi ini lebih dikenal kiprahnya sebagai politisi.

Sebenarnya, seperti apa sosoknya hingga bisa terpilih sebagai salah satu petinggi di tubuh holding bank syariah pelat merah itu?

Dirangkum dari tgb.id, Selasa (9/2/2022), diketahui Tuan Guru Bajang saat ini menginjak usia 49 tahun. Ia lahir pada 31 Mei 1972 di Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan S1, S2 hingga S3, di Fakultas Ushuludin, Jurusan Tafsir dan Ilmu Al-Qur'an, Universitas Al-Axhar Kairo.

Ia juga berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Summa Cum Laude pada 8 Januari 2011.

Sambil menjalani pendidikannya, TGB meniti karir di dunia politik sebagai Anggota DPR RI bidang Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan, Komisi X periode 2004-2009.

Namun, belum genap satu perode. TGB terpilih menjadi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Kesuksesannya dalam memimpin NTB terlihat dari beberapa penghargaan yang diperoleh, yaitu Penghargaan Gubernur Paling Visioner (2009), Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI (2009), dan 39 penghargaan lainnya selama Ia menjabat jadi Gubernur NTB periode 2008-2013.

Berkat kesuksesannya itu, Ia pun menjabat sebagai Gubernur NTB selama dua periode, yaitu periode 2008-2013, dan 2013-2018.

Selama menjabat sebagai Gubernur NTB selama dua periode, ada beberapa penghargaan yang juga didapat oleh Tuan Guru Bajang, yaitu:

1. Penghargaan sebagai Provinsi Terbaik Pertama dalam Pencapaian Sasaran Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), dari Menteri Bappenas, tahun 2013.
2. Penghargaan MDGs Award dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Provinsi Terbaik Pertama, tahun 2014.
3. Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2016 dari Kementerian PAN & RB, tahun 2016.

(dna/dna)