Erman Suparno Sidak Eh... Disangka Mau Peras TKI
Kamis, 18 Mei 2006 12:13 WIB
Jakarta - Maksud hati ingin sidak terhadap TKI, tapi Menakertrans Erman Suparno justru disangka mau memeras TKI. Bagaimana tidak disangka memeras, wong Erman cuma berkaos dan bersandal jepit.Nasib apes itu dikisahkan Erman di hadapan peserta Rakortas Kadin Bidang SDM dan Ketenagakerjaan yang berlangsung di Crown Plasa, Jakarta, Senin (15/5/2006) malam. "Saya kadang sidak datang ke terminal 3 (Bandara Soekarno Hatta), pakai kaos dan sandal jepit. Dan waktu saya datangin TKI yang baru pulang, eh masak saya disangka mau memeras dia," ujar Erman sambil terkekeh.Politisi dari PKB ini mengaku harus turun tangan untuk mengetahui secara langsung kabar soal pemerasan TKI. Erman mengaku langkah ini cukup efektif mengurangi pemalakan terhadap TKI. "Ini efektif dan banyak hasilnya. Harga kargo untuk TKI tidak bisa seenaknya. Misalnya yang 10 kg dikenai Rp 700.000, 30 kg Rp 700.000. Itu tidak boleh, sudah saya ancam," tegas pria murah senyum ini.Dalam kesempatan itu, Erman pun mendapat berbagai keluh kesah dari para peserta rakortas. Seorang peserta dari Asosiasi Panel Kayu Indonesia curhat tentang masalah banyaknya kapal pengangkut kayu yang ditahan polisi karena diduga membawa kayu ilegal. Padahal kapal-kapal itu sudah menunjukkan surat resmi.Atas curhatan itu, Erman memberi janji yang lumayan melegakan. "Besok atau lusa Bapak segera datang ke Depnaker memberi data kapal yang ditahan. Kalau memang sudah akurat, saya akan sidak dengan Menteri Perhubungan ke sana," janji Erman.
(qom/)











































