ADVERTISEMENT

Ini Dia Sosok Pendiri Hoka-hoka Bento, Ternyata Bukan Orang Jepang

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 16 Agu 2022 13:23 WIB
Logo HokBen
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Restoran Hoka Hoka Bento atau yang kini lebih akrab dikenal dengan nama Hokben merupakan salah satu jaringan restoran cepat saji ala Jepang yang sudah lama ada di tengah masyarakat luas.

Oleh karenanya tidak heran bila kebanyakan orang akan menyangka bahwa restoran cepat saji ini berasal dari Jepang. Namun nyatanya, restoran yang berdiri sejak tahun 1985 ini ternyata didirikan oleh orang Indonesia asli bernama Hendra Arifin.

Diketahui bahwa HokBen pertama kali didirikan di Jakarta pada tanggal 18 April 1985, di bawah lisensi PT. Eka Bogainti. Adapun restoran HokBen pertama berada di kawasan Kebon Kacang.

Melansir dari situs Finansialku, pada awal berdirinya, HokBen hanya melayani pelanggan secara take away. HokBen sendiri termasuk pelopor pertama karena pada masa itu belum ada restoran serupa yang menjadi kompetitor.

Hendra Arifin, sang pendiri adalah seorang karyawan swasta di perusahaan Astra yang memiliki tekad baja untuk keuar dari perusahaan dan memilih untuk memulai bisnis kuliner.

Keputusannya untuk keluar dari zona nyaman dari seorang karyawan menjadi seorang pebisnis sempat mendapatkan pertentangan dari keluarga dekat dan juga rekan-rekannya.

Meskipun demikian, Hendra Arifin yang saat itu menginjak kepala tiga tetap memberanikan diri dan melangkah dengan pasti untuk merealisasikan mimpinya menjadi seorang pebisnis sukses di bidang kuliner.

Menjalani keputusan besar dalam hidupnya itu, ia pun akhirnya membuktikan diri mampu mendirikan PT Eka Bogainti yang membawahi Hoka Hoka Bento.

Konsep awalnya ia dapatkan dari kebiasaan orang kantoran di Jepang yang senang menyantap makan siang dalam bentuk nasi kotak yang disebut bento. Itulah sebabnya Hendra Arifin menamainya Hoka Hoka Bento.

Hendra Arifin mempelajari dan membeli langsung sistem dan izin penggunaan merek Hoka Hoka Bento di Jepang, meskipun sekarang restoran itu sendiri sudah tidak ada lagi di sana.

Dengan kata lain, restoran ini sudah 100% asli Indonesia.

Kemudian seiring waktu HokBen mengganti konsep mereka dari take away menjadi dine in meskipun pelanggan tetap bisa membawa pulang pesanan mereka.

Hal ini dilakukan karena melihat kebiasaan orang Indonesia yang lebih nyaman untuk makan di tempat dan menikmati suasana restoran dan pelayanan dari para pelayan Hoka Hoka Bento.

Hoka Hoka Bento mulai menyediakan kursi dan meja untuk para pelanggan yang ingin makan di tempat sambil mengembangkan layanan pesan antar.

Bisnis Hendra Arifin pun semakin berkembang dan berhasil melakukan mengembangkan sayap ekspansi ke luar kota. Dimulai dari Bandung pada tahun 1990 yang kemudian berkembang juga di Malang dan juga Bali.

Karena Hoka Hoka Bento tidak membuka sistem bisnis waralaba atau franchise, maka restoran yang ada di setiap daerah merupakan cabang asli dari perusahaan Hoka Hoka Bento Jakarta.

Demi menjaga kualitas dari produk makanannya, Hendra Arifin membangun sendiri pabriknya di beberapa daerah seperti Ciracas, Bogor, Yogakarta dan juga Surabaya.

Lihat juga Video: Ferra Menajang, Berbagi Hidup Dengan Para Perempuan ODGJ

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT