ADVERTISEMENT

Meninggal Dunia, Ini Profil Mantan Wamen PUPR Hermanto Dardak

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 20 Agu 2022 09:48 WIB
Universitas Pancasila (UP) melantik sejumlah pejabat di lingkungan kampus Universitas Pancasila, Rabu (20/7/2022). Adapun sejumlah pejabat yang dilantik mulai dari Achmad Hermanto Dardak hingga Prof Syamsudin.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Achmad Hermanto Dardak meninggal dunia. Dari pesan singkat yang beredar, Hermanto meninggal akibat kecelakaan lalulintas.

"Telah meninggal dunia Bpk A.Hermanto Dardak, karena kecelakaan lalu lintas di Pekalongan tadi pagi 20 Agustus 2022. Mohon dimaafkan segala khilafnya. Saat ini berada di RS Poso Pekalongan," bunyi pesan singkat tersebut, Sabtu (20/8/2022).

Hermanto menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum di era Susilo Bambang Yudhoyono periode 2010-2014. Hermanto menjabat Wakil Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Indonesia Bersatu II mendampingi Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. Ia dilantik pada 11 November 2011.

Melansir situs PUPR, ia juga pernah menjabat sebagai Dirjen Bina Marga. Saat menjadi Dirjen Bina Marga, Hermanto turut merencanakan pembangunan Tol Pemalang-Batang, tempat dia meninggal kecelakaan. Ia berperan memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan menambah kapasitas jalan dari 3 jalur menjadi 4 jalur di ruas tol tersebut.

Hermanto diketahui ikut berperan dalam pembebasan lahan Trans Jawa. Selain itu, Hermanto pernah juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) periode 2014−2016 dan dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

"Tahun 2016, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melantik Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hermanto Dardak sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) beserta pengurus lainnya," sepert tertulis situs PUPR.

Hermanto merupakan lulusan Teknik Sipil ITB di tahun 1980. Ia melanjutkan studinya ke jenjang Magister Teknik Sipil dari Universitas New South Wales, Australia tahun 1985.

Hermanto pernah menerima penghargaan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Penghargaan sebagai Alumni Kehormatan (Distinguish Alumnus Award) diberikan atas dasar kontribusi luar biasanya dalam meningkatkan hubungan kerjasama Indonesia - Australia.

Pemberian penghargaan dilakukan langsung oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer dalam sebuah acara buka puasa bersama di Jakarta.

Hermanto Dardak sendiri menyelesaikan pendidikan pasca sarjananya serta meraih gelar Doktor Bidang Transportasi Ekonomi dari New South Wales University, Sydney, Australia. Dirinya sempat menjadi Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Australia dan kini menjadi Ketua Ikatan Alumni Australia (IKAMA) yang memiliki 50.000 anggota.

Simak Video: Momen Jenazah Ayah Emil Dardak Diberangkatkan ke Jakarta

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT