'Kantong Doraemon' Faisal Basri
Selasa, 04 Jul 2006 10:55 WIB
Jakarta - Ekonom Faisal Basri punya 'kantong Doraemon'. Meski tak bisa mengabulkan semua keinginannya, namun isinya sangat lengkap. Jadi, ke mana pun pergi, Faisal bisa bersenandung, La...la...la...Aku sayang sekali...Apa sih itu? Nah, jangan terlalu serius dulu. 'Kantong Doraemon' Faisal Basri itu adalah sebuah tas ransel yang selalu dicangklong oleh Faisal.Barang-barang yang tersedia ternyata cukup lengkap, mulai dari notebook, kunci, coklat, kamera, penutup mata, rokok, agenda, kaca pembesar, stappler, tip ex, senter. Untuk empat barang terakhir, Faisal memilih yang ukurannya minimalis agar bisa masuk dalam kantong."Tanpa ransel, barang-barang itu pasti keleleran," ujar Faisal dalam perbincangannya saat bertandang ke kantor detikcom, Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta, Senin (3/7/2006) malam.Tas ransel Faisal ini cukup unik karena memiliki 'laci' yang cukup banyak. Isinya pun sudah dipilah-pilah sesuai dengan 'jabatan' Faisal. Misalnya saja ada 'laci' berkas KPPU, 'laci' berkas mengajar di FE UI, 'laci' berkas Tim Monitoring Kantor Menko Perekonomian dll.Dengan pemilahan itu, Faisal mengaku pekerjaannya tak lagi ribet. Semua berkas sudah dipilah-pilah sehingga tidak tercampur-campur.Nah, untuk urusan mencari ransel, Faisal mengaku tidak fanatik terhadap satu merek tertentu. Yang pasti, ransel-ransel milik Faisal umumnya bermerek 'kasio' alias dikasih orang. Hah?!Bukan soal duit yang pasti. Namun merek 'kasio' itu semata-mata berhubungan dengan status Faisal. Maklum saja, sebagai pejabat publik, Faisal tidak diperkenankan menerima uang honor. Ia juga mengaku sebagai orang yang cukup risih menerima 'amplop.Pihak pengundang Faisal entah sebagai pembicara atau pengajar umumnya sudah mengerti, sehingga mereka umumnya memberi bingkisan, terutama berupa ransel."Saya pakai ransel sudah sejak mahasiswa," ungkap anggota KPPU yang mengaku belum pernah kehilangan ransel ini.Selain ransel, ekonom nyentrik ini juga punya ciri khas lainnya, yakni sepatu sandal. Meski menjadi pengajar di FE UI dan juga pejabat pemerintahan, namun Faisal hampir tidak pernah mengenakan sepatu. Koleksi sepatunya pun cuma satu. Selebihnya adalah sepatu sandal."Struktur kaki saya ini kaki petani. Kalau pakai sepatu nggak cocok," tambah Faisal yang tengah ancang-ancang menjadi Gubernur DKI Jakarta ini.Dengan struktur kaki yang lebar, Faisal mengaku cukup kesulitan mencari sepatu. "Saya biasanya baru bisa dapet dari luar negeri. Di sini susah banget nyari model sepatu yang lebar gitu, kebanyakan yang ujungnya lancip-lancip, saya mana bisa," tandasnya sambil tertawa. Foto:Faisal didaulat memamerkan 'kantong Doraemon'-nya.
(qom/)











































