Boediono Tak Risih Jadi Mr Paket
Jumat, 21 Jul 2006 15:52 WIB
Jakarta - Di bawah pimpinan Boediono, kantor Menko Perekonomian mengeluarkan beberapa paket kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Gara-gara itu, Boediono pun harus rela mendapat julukan Mister Paket. "Memang ada yang mengkritik saya ini Mister paket. Tapi ya, sudahlah, intinya bagus, tujuannya bagus, kritik nggak papa, asal bagus," ujar Boediono.Mantan Menkeu ini menyampaikan hal tersebut dalam perbincangan santai dengan wartawan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/7/2006) siang.Usai acara santap siang, Boediono pun melanjutkan perbicangan santainya dengan wartawan 'Lapangan Banteng' alias yang biasa meliput di Gedung Depkeu.Pada awalnya, dosen Fakultas Ekonomi UGM ini memberi kuliah singkat kepada para wartawan dengan memaparkan berbagai paket-paket kebijakan yang sudah dirilis atau pun mengenai kebijakan makro dan mikro pemerintah. Di era Boediono, sejumlah paket kebijakan yang telah dikeluarkan antara lain paket kebijakan percepatan infrastruktur, paket perbaikan iklim investasi, paket kebijakan sektor keuangan, dan program kawasan ekonomi khusus. Dengan empat kebijakan yang diramu dengan kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati, Boediono optimistis pertumbuhan ekonomi kian meningkat seiring dengan stabilitas ekonomi. Pria kelahiran Blitar ini menegaskan, kunci kesejahteraan masyarakat Indonesia adalah dengan penciptaan lapangan kerja. Namun sayangnya, lanjut Boediono, tenaga kerja fresh yang baru lulus saat ini semakin sulit mencari kerja.Dalam bahasa Boediono, para fresh graduate ini 'masa tunggunya' semakin lama. "Saudara tahu, adik-adik kita yang baru lulus dan cari kerja itu waiting period-nya makin panjang untuk sampai dapat kerja. Kalau waktu dulu saya selesai itu gampang. Saudara lahir pada waktu yang salah," kata Boediono disambut gelak tawa wartawan.Setelah empat paket kebijakan tersebut, rencananya pemerintah akan mengeluarkan paket kebijakan mengenai TKI. Senin pekan depan akan diadakan pertemuan dengan menteri terkait termasuk Kapolri untuk membahas paket yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini.Tak lupa, Boediono pun memberi sedikit bocoran untuk 'Paket TKI' tersebut yakni tidak akan diberikan insentif. Namun paket itu akan berisi penyederhanaan proses penyaluran dan penempatan TKI dan interaksi TKI dengan Kedubes selama berada di luar negeri. "Moga-moga hasilnya bagus. Ini kan bagus untuk menciptakan lapangan kerja baru. Mereka kan tidak harus dikerangkeng di dalam negeri," tandasnya.
(qom/)











































