Gara-gara Singkong, Purnomo Jadi Anggota POPSI
Selasa, 25 Jul 2006 15:26 WIB
Jakarta - Sebagai orang dari 'generasi masa lalu', Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro memang akrab dengan makanan singkong. Gara-gara singkong itulah, Purnomo kini harus rela menjadi anggota POPSI. Apa tuh?POPSI ini tak lain adalah singkatan dari Persatuan Orang Pendek Seluruh Indonesia. Begitu seloroh Purnomo.Di depan anggota Kadin di sela acara sosialisasi biofuel di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (25/7/2006), Purnomo menjelaskan bahwa seiring digalakkannya biofuel, harga singkong ke depan akan semakin mahal."Bukan hanya dipakai untuk makan. Saya sering dibilang Pak Purnomo ini generasi lama, makannya singkong terus jadi nggak tinggi-tinggi. Saya kan anggota POPSI, Persatuan Orang Pendek Seluruh Indonesia," seloroh Purnomo disambut gelak tawa seratusan anggota Kadin.Selanjutnya, Purnomo pun menjelaskan bahwa pemerintah akan menggalakkan pembudidayaan empat komoditas untuk biofuel, yakni tetes tebu, singkong, CPO, dan biji jarak.Menurut Purnomo, BBM saat ini perlu segera dijauhi seiring makin mahalnya harga minyak mentah dunia yang hingga kini terus-menerus bertahan di level US$ 70 per barel.Masyarakat, kata Purnomo, sudah terlalu lama dininabobokkan dengan subsidi BBM. Nah, dengan harga minyak dunia yang sudah terlalu mahal, maka sudah waktunya BBM mulai dijauhi."Orang bertanya-tanya kenapa baru sekarang pengembangan biofuel. Kita ini kan kalau memang tidak kepepet tidak bergerak," cetusnya.
(qom/)











































