Ani SBY dan Menantu Promosikan Kain Tenun

Ani SBY dan Menantu Promosikan Kain Tenun

- detikFinance
Rabu, 27 Sep 2006 14:45 WIB
Ani SBY dan Menantu Promosikan Kain Tenun
Jakarta - Nyaris punahnya industri tenun nasional membuat Ibu Negara Ani Yudhoyono prihatin. Bersama Anissa Pohan, menantunya, Ibu Negara pun berpromosi bagaimana eksotisnya kain tenun.Keprihatinan Ibu Negara terhadap industri tenun ini diungkapkan dalam pembukaan Pameran Tenun Tradisional Indonesia yang berlangsung 27 September-1 Oktober 2006 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (27/9/2006)."Ini memprihatinkan, tenun juga merupakan warisan budaya Indonesia seharusnya perkembangannya bisa seiring dengan batik," kata Ani dengan berapi-api.Wanita nomor satu di Indonesia ini menilai, ancaman kepunahan tenun tradisonal karena berkurangnya minat pengrajin untuk meneruskan tradisi ini.Alasannya karena waktu pembuatan yang cukup lama yakni satu kain dikerjakan selama tiga bulan. Selain itu juga karena masih rendahnya apresiasi masyarakat terhadap tenun tradisonal yang turut andil menyusutkan industri tenun."Saya akan terus berpromosi menggunakannya di setiap kesempatan baik di dalam maupun luar negeri," janji Ani.Ani menceritakan pengalamannya ke Museum Tekstil di Selandia Baru dan Washington DC, AS yang ikut memamerkan kain tenun Indonesia."Mereka sebut kain tenun Indonesia sangat indah. Bukan hanya itu, Kaisar Jepang pun juga memuji motif kain tenun asal NTT yang waktu itu saya pakai," kisahnya.Ani berharap Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan membantupemasaran kain tenun sehingga bisa mengangkat kesejahteraan pengrajinnya. Pengrajin tenun juga diingatkan untuk membuat kain berkualitas, seperti tidak mudah luntur.Dalam acara tersebut Ani juga meminta solidaritas istri Kabinet IndonesiaBersatu yang mengenakan kain tenun untuk maju ke depan memamerkan kain tenun yang dipakainya kepada pengunjung.Ani yang mengenakan tenun Sumatera Barat, tak lupa memanggil menantunya Annisa Pohan yang juga memakai tenun daerah Padang berlenggak-lenggok memamerkan kainnya. (ir/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads