Sri Mulyani Tak Mau Anaknya Kuliah Ekonomi

Sri Mulyani Tak Mau Anaknya Kuliah Ekonomi

- detikFinance
Rabu, 06 Des 2006 14:56 WIB
Sri Mulyani Tak Mau Anaknya Kuliah Ekonomi
Jakarta - Orangtua mana yang tidak bangga anaknya bisa mengikuti jejak mereka. Namun tidak demikian dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia justru tak ingin anaknya kuliah jurusan ekonomi meneruskan 'jejaknya'.Keinginan itu semata-mata karena Sri Mulyani tak ingin kebijakannya mendapat protes oleh anaknya di masa datang."Yang saya khawatir kalau anak saya nanti, moga-moga nggak ngambil jurusan ekonomi ya. Kalau dia ngambil jurusan ekonomi dia udah ngomong 'What did you think at that time mom?'. Gitu kalau dia nanya," ujar Sri Mulyani.Ia menyampaikan hal itu dalam kesempatan membuka workshop nasional desentralisasi fiskal di Hotel Aston Atrium Senen, Jakarta, Rabu (6/12/2006)."Apakah mama tidak berfikir waktu itu, you made decision yang membuat our live now so difficult," imbuh ibu tiga anak ini.Sri Mulyani menambahkan, kebijakan yang diambil dalam mengelola keuangan akan terasa dampaknya 10-15 tahun ke depan. Jadi kalau membuat keputusan salah, yang kena dampaknya tentu generasi mendatang.Keputusan yang hati-hati juga diambil Menkeu saat mencoba merealisasikan janji-janji Presiden SBY saat kampanye. Bukan apa-apa, karena dengan dengan dana APBN yang terbatas dan sudah terkavling-kavling, maka dana yang tersisa untuk merealisasikan janji-janji itu menjadi kecil.APBN berdasarkan amanat UUD harus menyediakan dana 20 persen untuk pendidikan, 26 persen untuk dana alokasi umum, dana otonomi khusus 2,5 persen, belum lagi untuk bayar bunga utang dan bayar gaji pegawai.Belum lagi jika menghadapi situasi perekonomian yang tidak kondusif, beban fiskalnya akan semakin besar."Kalau ekonomi lagi up, lagi down, you need discounter cycles yang artinya fiskalnya harus punya space untuk pengelola ekonomi. Kalau APBN-nya gede tapi sudah dikavling, sudah di earmarked, nggak ada ruangan untuk counter siklus," tuturnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads