Ketua BPK Iri dengan Wartawan

Ketua BPK Iri dengan Wartawan

- detikFinance
Rabu, 06 Des 2006 17:14 WIB
Jakarta - Menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bukan berarti Anwar Nasution bebas dari pungli. Gara-gara itu, Anwar mengaku iri dengan wartawan. Weleh..!Pungli itu dirasakan Anwar saat akan berganti KTP baru setelah pindah rumah. Anwar pun ditawari 'jalur cepat' untuk pengurusan KTP. Biayanya? Rp 100 ribu untuk jalur cepat."Contoh, Anwar Nasution Ketua BPK pindah rumah dari Lebak Bulus ke rumah yang sekarang didaerah Kebayoran, minta ganti KTP pada kelurahan Pulo. Jawab dari lurah itu minta jalur cepat atau lambat. Cepat 100 ribu, lambat lupa saya. Itulah pungutan liar," cerita Anwar,Hal itu disampaikan Anwar di depan para wartawan disela-sela acara seminar sosialisasi ke-BPK-an, di BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu(6/12/2006)."Kalau wartawan barangkali bebas. Wartawan ini kan warga negara kelas satu di Republik Indonesia, ngurus KTP, ngurus rebewes, perpanjangan STNK, pas tarifnya. Ketua BPK masih dipungli," celetuk Anwar disambut gelak tawa para wartawan. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads