Sugiharto Nyaris Dicelakakan
Senin, 15 Jan 2007 10:09 WIB
Jakarta - Sebagai bos BUMN-BUMN, jabatan Menneg BUMN Sugiharto memang menggiurkan namun sekaligus menakutkan. Ancaman demi ancaman pun kerapkali diterima Sugiharto.Demi keamanan dirinya, Sugiharto pun 'membentengi' dirinya dengan sejumlah pengawal. Di berbagai acara, Sugiharto minimal didampingi oleh 4 bodyguard berbadan kekar. Ketatnya penjagaan atas Sugiharto itu membuat wartawan sering mati langkah. Bukan apa-apa, badan kekar para bodyguard membuat wartawan susah sekali mendekati menteri yang hobi memakai dasi merah itu.Misalnya saja saat acara santai Media Gathering Kementerian BUMN dengan wartawan di Gunung Mas PTPN VIII, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/1/2007) lalu.Meski di acara yang notabene santai itu, Sugiharto tetap tidak 'menanggalkan' bodyguard. Padahal acara itu dimaksudkan untuk mengakrabkan wartawan dan para pejabat di lingkungan Kementerian BUMN. Wartawan pun protes."Pak pengawalnya pak...," protes seorang wartawan yang hendak mewawancarai Sugiharto.Keluhan wartawan itu pun langsung direspons dengan cepat oleh Sugiharto."Ya nanti kita atur karena susah bedakan wartawan dengan orang yang akan mencelakakan saya, sejak jadi menteri sudah beberapa kali ada orang hendak mencelakakan saya," ujar Sugiharto yang diiringi tawa para hadirin.Dalam tugas publiknya Sugiharto menginginkan adanya suatu hubungan yang cair antara pejabat dan wartawan, dan menganggap wartawan adalah mitra, sehingga pejabat tidak diburu-buru."Saya tidak ingin menjauh dari wartawan, tulisan wartawan bisa beri kemaslahatan (kebaikan) dan juga bisa sebaliknya," katanya.Nah, soal urusan dengan wartawan ini, Sugiharto juga punya trik menghindar dengan cara berjalan cepat. Saat dikonfirmasi soal itu, Sugiharto dengan cepat ngeles."Dari kecil jalan saya cepat, sampai sekarang, karena tidak ada waktu untuk olahraga golf," celetuknya sambil terkekeh.
(hdi/qom)











































