Dirut PLN dan Kisah Banjir

Dirut PLN dan Kisah Banjir

- detikFinance
Jumat, 09 Feb 2007 11:26 WIB
Dirut PLN dan Kisah Banjir
Jakarta - Banjir turut menenggelamkan sejumlah fasilitas milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dirut PLN Eddie Widiono pun tak tenang dibuatnya. Dini hari, ia pun terpaksa menerobos banjir untuk melihat nasib asetnya yang terendam.Eddie mengisahkan, pada Minggu, 4 Februari pagi, ia mendapat laporan Gardu Gambir yang merupakan salah satu instalasi vital, sudah surut genangan banjirnya. Bahkan gardu Gambir dikabarkan sudah beroperasi.Namun kabar terbaru menyusul pada minggu malam. Akibat hujan lebat, Gardu Gambir banjir lagi bahkan lebih parah dari sebelumnya. Ketinggian banjir bahkan mencapai 1,5 met"Tadinya saya sudah senang Gambir sudah surut, tapi ternyata nggak jadi deh senangnya. Malah jam 2 malam saya bela-belain kesini pakai perahu karet. Memang ketinggiannya parah juga," cerita Eddie.Kisah tersebut disampaikan Eddie saat berbincang dengan detikFinance disela-sela mengikuti kunjungan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gardu Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2007).Namun ada sedikit kelegaan dari Eddie karena rumahnya di daerah Cipete tidak kebanjiran. Eddie juga bercerita tentang satu daerah yang terkena banjir, namun penduduknya justru saling berantem soal listrik. Satu minta listrik dinyalakan, satu minta listrik dimatikan. "Itu kan lucu, mereka malah berantem sendiri," cerita Eddie. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads