Jurus Kabur Para Menteri
Jumat, 02 Mar 2007 18:52 WIB
Jakarta - Sebagai pejabat, para menteri seharusnya mau memberi penjelasan. Sebagai manusia yang terkadang nggak mood, para menteri memilih jurus kabur dengan gaya masing-masing. Misalnya saja yang terjadi usai rapat terbatas di Kantor Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (2/3/2007). Hadir dalam kesempatan tersebut Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Menneg BUMN Sugiharto, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, Menhub Hatta Rajasa dan Menteri PU Djoko Kirmanto.Usai rapat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla tersebut, digelar jumpa pers yang hanya diisi 'tokoh' Wapres seorang diri. Menteri lainnya memilih langsung ngacir.Namun tampaknya, Sri Mulyani benar-benar tak ingin bicara dengan wartawan. Bak sprinter, Sri Mulyani yang kebetulan mengenakan celana panjang ini terus berlari sambil tertawa. Padahal sebenarnya bu menteri tak perlu berlari, karena toh tak ada wartawan yang mengejarnya.Bukan karena wartawan tak butuh bu menteri, namun karena memang hari ini wartawan sudah 'puas' dengannya. Pada pagi hari, Sri Mulyani sudah menggelar coffee morning di Depkeu selama sekitar 1 jam. Berbagai topik sudah dikomentari, dan nyaris tak ada yang tersisa. Tak heran, wartawan pun tak lagi ada yang mengejarnya.Wartawan pun hanya bisa tertawa melihat Sri Mulyani lari tanpa ada yang mengejarnya. "Ngapain tuh Menkeu lari-lari, wong nggak ada yang ngejar," celetuk seorang wartawan sambil tertawa geli.Sementara Menneg BUMN Sugiharto harus berlomba lari dengan wartawan. Rerumputan di halaman kantor Departeman PU pun diterabasnya sambil berlari guna menghindari wartawan. Namun sayangnya, Sugiharto berhasil dikalahkan para wartawan.Ia pun langsung 'ditodong' para wartawan. Sayangnya, baru memberi pernyataan sepotong, para pengawal Sugiharto sudah campur tangan dan meminta wartawan tak lagi mengganggu pak menteri. Sugiharto pun masuk ke dalam mobil dinasnya dengan sukses.Jangan kabur lagi dong pak....
(qom/ddn)











































