Kebanyakan Ngitung Anggaran, Sri Mulyani Kliyengan

Kebanyakan Ngitung Anggaran, Sri Mulyani Kliyengan

- detikFinance
Kamis, 15 Mar 2007 16:35 WIB
Kebanyakan Ngitung Anggaran, Sri Mulyani Kliyengan
Jakarta - Sebagai salah satu pengatur duit negara yang jumlahnya triliunan, Menteri Keuangan Sri Mulyani memang pantas pusing. Ia pun menawarkan posisinya ke wartawan.Dalam kesempatan wawancara usai mengikuti rapat di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2007), seperti biasa, wartawan memberondongnya dengan sejumlah pertanyaan. Mulai dari dampak lumpur Lapindo terhadap perekonomian hingga defisit APBN.Terkait lumpur Lapindo yang melumpuhkan perekonomian Jawa Timur, Sri Mulyani mengakui bahwa akan timbul potensi kehilangan pajak. Namun berapa persisnya potensi kerugian, Sri Mulyani mengaku masih akan menunggu hasil perhitungan dari Bappenas. "Kan Bappenas belum meng-excercise, katanya menunggu status. Jadi nanti kita lihat," ujarnya.Namun menurut Sri Mulyani, yang perlu dipikirkan akibat dampak lumpur Lapindo jangan hanya masalah kehilangan potensi pajak. "Kesejahteraan penting. Saya kan nggak cuma mikirin pajak, nanti kalian marah-marah," candanya kepada wartawan.Sri Mulyani juga ditanya menganai modal Rp 989 triliun, yang dibutuhkan Indonesia untuk menggapai pertumbuhan ekonomi 6,3 persen tahun 2007 ini. Rencananya, pertumbuhan itu salah satunya akan dicapai melalui kenaikan belanja pemerintah. "Itu sudah termasuk. Saya kan tadi sudah bilang belanja pemerintah naik dr 6-7 persen, jadi deket 9 persen. itu defisitnya sudah ada," jelasnya.Jadi defisit akhir tahun bisa diatas 1,5 persen? "Ditambah dengan urusan tadi kalian yang macem-macem itu, nggak tau deh. Nanti kita lihat, Juni. Sekarang masih saya hitung," ujarnya."Duh, banyak banget. Pusing saya, mau nggak kalian jadi menteri keuangan?" selorohnya kepada wartawan sembari berpamitan.Bener nih bu..... (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads