Harta Bertambah Rp 36 Triliun, Slim Terkaya Kedua di Dunia

Harta Bertambah Rp 36 Triliun, Slim Terkaya Kedua di Dunia

- detikFinance
Kamis, 12 Apr 2007 12:57 WIB
Harta Bertambah Rp 36 Triliun, Slim Terkaya Kedua di Dunia
New York - Pemilik raksasa telekomunikasi Meksiko, Carlos Slim Helu kini menjadi orang terkaya kedua dengan nilai kekayaan sekitar US$ 53,1 miliar atau setara dengan Rp 478 triliun. Kekayaan Slim nyaris mendekati kekayaan pendiri Microsoft, Bill Gates yang kini memiliki harta senilai US$ 56 miliar. Bill Gates sendiri sudah 13 tahun menduduki peringkat pertama orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes.Kekayaan Slim meningkat sangat pesat. Dalam edisi terbaru majalah Forbes Maret lalu, Slim hanya menempati posisi ketiga orang terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar US$ 49 miliar. Sementara posisi kedua orang terkaya diduduki oleh Warren Buffet, yang merupakan sahabat dari Bill Gates. Dengan kekayaan sekitar US$ 52,4 miliar, Buffet sudah tujuh tahun menempati peringkat tersebut.Seperti dikutip detikFinance dari Forbes, Kamis (12/4/2007), dalam kurun waktu dua bulan, kekayaan Slim bertambah dengan pesat hingga US$ 4 miliar. Perusahaan holding Slim yakni Carso Global Telecom yang mengontrol operator telpon tetap Telmex meningkat nilainya hingga 15 persen dalam kurun waktu tersebut.Sementara holding perusahaan terbesarnya, America Movil naik nilainya hingga 4 persen dalam kurun waktu sebulan, setelah mengumumkan rencananya membeli Olimpia.Sebagai perbandingan, nilai kekayaan Buffet justru berkurang setelah perusahaannya Berkshire Hathaway nilai sahamnya justru turun tipis.Nilai kekayaan taipan berusia 67 tahun ini memang bertambah dengan sangat mengesankan. Dalam kurun waktu 14 bulan, nilai kekayaan pria berjenggot ini bertambah US$ 23 miliar, atau hampir separuh cadangan devisa Indonesia yang sebesar US$ 47 miliar.Lonjakan pundi-pundi Slim ini disokong oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi dan melonjaknya pasar saham Meksiko hingga 49 persen di tahun 2006. Perusahaan milik Slim, Telmex kini menguasai 90 persen jaringan telepon di Meksiko.Berkuasanya Telmex di Meksiko sempat dikritik sebagai sebuah monopoli. Namun Slim tak terpengaruh oleh tuduhan tersebut."Jika Anda hidup untuk opini orang lain, maka Anda mati. Saya tidak ingin hidup untuk berpikir bagaimana saya akan dikenang," ujar Slim dalam wawancaranya dengan Forbes awal tahun ini.Meski masuk dalam jajaran orang terkaya dunia, namun Slim menegaskan dirinya tidak peduli. Ia bahkan mengaku tidak peduli untuk menjadi orang terkaya di dunia.Saat ditanya mengenai kekayaannya yang meningkat tajam, Slim hanya mengatakan bahwa bisa saja nilai kekayaannya tersebut juga turun dengan tajam. "Pasar saham bergerak naik dan turun," cetusnya.Ditengah kekayaannya yang melimpah, Slim juga memberikan perhatiannya untuk masalah sosial. Tahun lalu, Slim menyuntikkan US$ 1,8 miliar ke lembaga sosial miliknya yang telah lama ia tinggalkan. Ia juga mendonasikan US$ 10 miliar untuk program kesehatan dan pendidikan dalam waktu empat tahun. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads