Dirut Bulog Tak Mau Bocor
Jumat, 20 Apr 2007 18:02 WIB
Surabaya - Direktur Utama Bulog Mustafa Abubakar tidak ingin tersandung korupsi seperti yang dialami pimpinan sebelum-sebelumnya yang sekarang berurusan dengan hukum. Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan sebelum rapat kerja Bulog Divre Jatim, NTB dan Bali di ruang pertemuan kantor Bulog Jatim Jl Ahmad Yani Surabaya, Jumat (20/4/2007)."Saya mengambil hikmah dengan berusaha bekerja dengan baik, agar citra Bulog di mata masyarakat kembali pulih dan melakukan antisipasi agar kasus korupsi tidak terulang," katanya.Mustafa mengaku dan berusaha untuk melakukan pembenahan di dalam Bulog agar kebocoran-kebocoran tidak terjadi lagi. Ia akan melakukan sejumlah program untuk membenahi Bulog dari dalam. Melakukan konsolidasi baik di pusat maupun di daerah-daerah."Saya juga akan memangkas pengeluaran-pengeluaran yang selama ini melangit. Misalnya untuk keperluan transportasi," jelasnya.Sedangkan dalam hal pengadaan beras impor, Mustafa melakukan negosiasi yang lebih baik, sehingga mendapatkan harga yang termurah. Terhadap para bank yang memberikan kredit, ia berusaha mendapatkan potongan bunga hingga 1persen.
(gik/qom)











































