Luluk Sumiarso Nyambi Pemandu Wisata
Kamis, 26 Apr 2007 13:47 WIB
Jakarta - Selain sering nyambi jadi pemain ketoprak, Dirjen Migas Luluk Sumiarso mempunyai profesi lain. Luluk juga berbakat menjadi seorang pemandu wisata.Bakatnya itu ia tunjukkan saat menyambut peserta 3rd ASEAN Natural Gas Bussiness Dialogue di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/4/2007). "Bagi yang datang dari luar negeri, Anda bisa istirahat sejenak dengan berjalan-jalan di Jakarta. Kota ini menawarkan beberapa tempat menarik yang bisa dijangkau dengan taksi hanya sekitar 20-30 menit," ujarnya. Seperti layaknya pemandu wisata tulen, Luluk meminta peserta yang sebagian besar dari negara terdekat Indonesia ini untuk berkunjung ke Monas yang merupakan tempat penyimpan sejarah kemerdekaan Indonesia. Tidak jauh dari Monas, ucap Luluk, ada Museum Gajah yang bisa dijangkau dengan jalan kaki. Tak hanya wisata sejarah, ia juga menawarkan wisata hiburan dan belanja di jantung Jakarta. Dengan fasih, Luluk pun menyebut beberapa pusat perbelanjaan atau shopping mall di Jakarta. "Sepanjang Sudirman dan Thamrin Anda bisa menemukan Plaza Indonesia, Sarinah dan Plaza Senayan. Sarinah menawarkan berbagai batik dan kerajinan yang unik," ujar pria berkaca mata ini. Tak lupa, ia juga mempromosikan transportasi khas Jakarta, busway. "Bus ini menghubungkan distrik bisnis di Jakarta seperti Kota, Blok M, Sudirman, dan Thamrin," tambahnya. Agar para peserta tak kesasar, ia pun menugaskan anak buahnya untuk memberi lebih banyak informasi kepada para peserta.
(ddn/ir)











































