Menperin Punya Harta Rp 85 Miliar
Jumat, 08 Jun 2007 10:43 WIB
Jakarta - Setahun menjabat menteri perindustrian (Menperin), harta Fahmi Idris, meroket Rp 19 miliar. Kenaikan itu terhitung sejak tahun 2005 sampai 2006.Fahmi pada tahun 2005 tercatat memiliki harta Rp 44.660.795.047 dan US$ 3.139.069. Sedangkan di tahun 2006, hartanya bertambah menjadi Rp 63.741.771.047 dan dolar turun menjadi US$ 2.341.069 atau jika ditotalkan adalah sekitar Rp 85 miliar.Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan Sjahruddin Rasul dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2007).Pernyataan itu disampaikan Sjahruddin usai menerima Fahmi yang menyerahkan Laporan Harta Kekayaan ke KPK. Sjahruddin menjelaskan peningkatan harta Fahmi terletak pada harta tak bergerak dan harta bergerak. Untuk harta tak bergerak naik dari Rp 18.816.640.000 menjadi Rp 36.734.616.000, sedangkan pada harta bergerak (transportasi) naik dari Rp 2.285.000.000 menjadi Rp 3.448.000.000.Sementara itu, penurunan harta Fahmi dalam bentuk mata uang dolar terjadi pada item giro dan tabungan atau kas lainnya. 6 Macam harta yang dilaporkan adalah harta tidak bergerak, harta bergerak, harta bergerak lainnya, surat berharga, giro tabungan dan kas lainnya serta piutang.Apa komentar Fahmi atas kenaikan hartanya? Ia mengaku kenaikan jumlah kekayaannya itu karena perubahan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) harta tak bergerak miliknya."Saya simpulkan saja, perubahan itu karena ada perubahan NJOP dari tanah yang saya miliki. Pada 29 April 2005 harta tak bergerak saya NJOP-nya Rp 18 miliar. Karena perubahan NJOP, dia berubah jadi Rp 36 miliar. Barangnya itu-itu juga," tegasnya.Fahmi dilantik menjadi Menteri Perindustrian pada 7 Desember 2005. Ia menggantikan Andung A. Nitimihardja yang dicopot pada reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu, 5 Desember 2005. Sebelum reshuffle, Fahmi menjabat sebagai menteri tenaga kerja dan transmigrasi.
(gah/sss)











































