Ketoprak Humor ala Bos-bos Telekomunikasi

Ketoprak Humor ala Bos-bos Telekomunikasi

- detikFinance
Kamis, 06 Sep 2007 09:02 WIB
Ketoprak Humor ala Bos-bos Telekomunikasi
Jakarta - Bagaimana jika bos-bos industri telekomunikasi main ketoprakan? Pastinya bikin ger-geran. Ada yang dandanannya bikin geli, ada yang main ketoprak sambil bawa naskah.Ya, masyarakat Komunitas Pos dan Telekomunikasi menggelar pementasan Ketoprak Guyonan Komunitas Postel dengan judul 'Gema Sumpah Palapa' digelar di Nusa Indah Theatre Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/8/2007) malam.Pergelaran Ketoprak ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Postel yang ke 62. Ketoprak tersebut dilakoni oleh 41 pemain yang di antaranya adalah Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar serta beberapa jajaran direksi perusahaan operator telekomunikasi di Indonesia dan beberapa bintang tamu seperti Eko DJ, Marwoto, Tarzan, Timbul dan Mamiek Prakoso.Dalam sambutannya, M. Nuh mengatakan bahwa Pergelaran Ketoprak ini dipersembahkan sebagai wujud komitmen bersama Komunitas Postel untuk memberikan kontribusi dalam pelestarian seni budaya ketoprak . "Ini ditujukan sebagai penghargaan kepada para seniman tradisional yang hingga kini tetap melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia," ujarnya.Nuh mengatakan bahwa ketoprak ini juga sebagai wujud komitmen kebersamaan komunitas Postel untuk melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia. "Judul ketoprak ini yaitu 'Gema Sumpah Palapa' mengekspresikan semangat persatuan dan kesatuan dalam memberikan layanan di tengah kompetisi industri yang semakin sehat," katanya.Pergelaran ketoprak ini menyampaikan kisah mengenai sejarah upaya Mahapatih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit untuk menyatukan Nusantara, dengan berbagai rintangan yang dihadapinya.Dalam pergelaran ketoprak ini banyak cerita unik dalam persiapannya, Ketua Peguyuban Puspo Budoyo yaitu Lies Luluk Sumiarso mengatakan bahwa sangat sulit mengumpulkan para pemain yang merupakan orang dengan kesibukan tinggi. "Saya sampai stress karena pada saat latihan dari 41 pemain hanya 10 yang datang, lalu hari kedua hanya 25 yang datang, namun bersyukurlah pada saat gladi resik hampir semuanya datang," imbuhnya pada sambutannya.Memang kekuatiran Lies terbukti, dimana pada saat pementasan, Menkominfo selalu membawa-bawa skrip skenario karena memang dia lupa dialog apa yang harus disampaikan. Beruntung dalam ketoprak tersebut juga dilakoni oleh pemain kawakan seperti Eko DJ ataupun Tarzan sehingga mampu menutupi kekurangan tersebut dan menjadi pergelaran yang mengundang gelak tawa para penonton yang hadir dalam pementasan tersebut, dan kekurangan para pemain yang tampil dapat diubah menjadi suatu lawakan yang apik. "Gimana pak, udah hapal belum dialognya," celetuk Eko yang juga pemain srimulat saat meledek M Nuh yang lupa dialog."Heheh, iya, saya lupa dialognya," kata Nuh sambil membuka contekannya.Sementara bos-bos telekomunikasi lainnya beruntung karena tidak menjadi tokoh utama dan hanya kebagian sedikit dialog.Beberapa direksi operator telekomunikasi yang ikut melakoni ketoprak berdurasi 2 jam tersebut antara lain adalah Direktur Utama PT Telkom Tbk Rinaldi Firmansyah yang melakoni tokoh Raja Muda Sediya, Direktur Utama PT Excelcomindo Tbk Hasnul Suhaimi yang berperan sebagai Datuk Campe, Direktur Corporate Service PT Indosat Tbk Wahyu Wijayadi yang berperan sebagai Praudatara Adityawarman, Deputy President Director Bakrie Group Erick Meijer yang berperan sebagai Pangeran Ampontuan, Direktur PT Telkomsel Kiskenda Suriahardja yang berperan sebagai Pangeran Mudasadina.Karena acting yang masih kaku dan dialog yang tak lancar, Ketoprak serius itu pun akhinya menjadi ketoprak humor. Sekitar 100 penonton yang pulang pun masih tak bisa menahan tawanya. (dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads