Obati Bisnis Lesu dengan Menembak

Obati Bisnis Lesu dengan Menembak

- detikFinance
Senin, 24 Sep 2007 10:44 WIB
Obati Bisnis Lesu dengan Menembak
Jakarta - Ketika larangan parsel diberlakukan 2 tahun silam, Fahira Fahmi Idris pusing bukan main. Secara tak sengaja, Fahira menemukan obat mujarab untuk menghilangkan kepusingannya itu.Menembak! Itulah obat mujarab yang ditemukan Fahira secara tak sengaja setelah omzetnya anjlok menyusul keluarnya larangan KPK pada tahun 2004. "Awalnya saya terjun ke menembak tidak sengaja, meskipun ayah saya atlit menembak dan punya koleksi senjata tapi saya belum berminat," jelas Fahira saat ditemui detikFinance di kediamannya, Kompleks Puri Asri, Jalan Duren Tiga, Jakarta, Minggu (23/9/2007)."Suatu saat pada tahun 2005 ketika saya pusing memikirkan turunnya bisnis saya ada seorang sobat saya mengajak berlatih menembak. Anehnya, tembakan pertama langsung tepat sasaran, saya lalu berpikir untuk menyeriusi dan mengikuti kejuaraan," jelas wanita kelahiran tahun 1968 ini.Fahira akhirnya jatuh hati pada olah raga menembak. Ia pun kini aktif di PB Perbakin, dengan jabatan sebagai komisi pembinaan dan prestasi. Fahira juga menjadi Ketua pengelola 'Aries Shooting Club', sebuah tempat latihan menembak."Saya enjoy karena menembak adalah hobi saya. Tugas saya mencari bibit atlit baru dari SMP dan SMA selain itu membawa para atlit bertanding di kejuaraan internasional," ujar ibu satu putri ini.Selain untuk hobi, Fahira juga membidik olahraga menembak sebagai kegiatan sosialnya. "Saya juga aktif ikut kegiatan sosial Perbakin berburu babi hutan untuk membantu para transmigran yang saat membuka lahan sering diserang babi hutan seperti di Bengkulu dan Jambi," urainya.Lulusan FE UI ini bercita-cita ingin memasyarakatkan cabang menembak. Ia tak ingin lagi olahraga menembak diidentikkan dengan ketakutan."Saya ingin menembak lebih dikenal seperti halnya sepakbola dan basket," ujar Fahira berangan-angan. (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads