Sri Mulyani Kejar Setoran Sampai Dini Hari
Jumat, 28 Sep 2007 18:09 WIB
Jakarta - Di bulan Ramadan, Menteri Keuangan Sri Mulyani bukannya pulang ke rumah lebih cepat malah pulang lewat tengah malam. Sri Mulyani harus rela menghabiskan waktu hingga tengah malam untuk mengejar setoran.Bukan setoran uang, atau barang. Sri Mulyani harus menyelesaikan pembahasan RAPBN 2008 paling lambat 1 Oktober 2007. Pembahasan dengan DPR harus digelar meski saat ini sedang puasa."Puasa kali ini cukup berat. Saya salut sama Dirjen-dirjen, karena kita kan pulangnya sering tengah malah, bahkan saya lewat tengah malam baru bisa pulang. Padahal puasa. Karena kita untuk mengejar APBN 1 Oktober," curhat Sri Mulyani. Hal itu disampaikan oleh ibu 3 anak itu saat membuka acara buka puasa bersama di Graha Sawala Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (28/9/2007). Acara itu sekaligus mengundang Menko Perekonomian Boediono, Menneg BUMN Sofyan Djalil, yang merupakan rekan sekompleks Depkeu. "Saat ini kita berbuka dengan tiga menteri, Pak Menko, Menneg BUMN yang istilahnya.. apa ya," ujarnya bingung."Satu departemen Bu?" celetuk seorang hadirin."Bukan, kalau satu departemen, nanti mereka minta remunerasi. Kita satu lingkungan," seloroh Sri Mulyani yang tampak serasi mengenakan padanan coklat itu.Kesempatan itu juga dimanfaatkan Sri Mulyani untuk 'menyindir' Sofyan Djalil."Pak Sofyan, sebenarnya dirjen-dirjen ngarepin bapak cepet-cepat pindah kantor karena mereka mau punya kantor baru di Kementerian BUMN," candanya. "Tapi tenang saja Pak, kalau pindah nanti tetap saya undang. Pak Menko mau pindah kantor juga ya Pak?" canda Sri Mulyani lagi yang disambut tawa para hadirinSri Mulyani mengakhiri pidatonya dengan hal yang lebih serius. "Semoga puasa ini kita jalani dengan baik, memberi hikmah," pungkasnya. Amin.
(qom/ddn)











































