Anwar Nasution Palsu Gentayangan
Selasa, 02 Okt 2007 11:55 WIB
Jakarta - Sebuah email mengatasnamakan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution menyebar. Isinya, 'Anwar Nasution' kehilangan tas berisi barang-barang berharga saat pergi ke Ghana, Afrika Selatan dan Nigeria. 'Anwar' pun langas meminta sejumlah uang via email anwarn42@yahoo.com, dan meminta uang tersebut ditransfer ke Money Gram atau Western Union. Uang itu akan digunakan untuk kembali ke Indonesia.Email tersebut kini menyebar luas ke berbagai perusahaan dan institusi besar seperti Citibank, Asian Development Bank (ADB) dll. Benarkah itu semua?Tentu saja itu hanya email penipuan. Bentuk penipuan lain yang terjadi adalah beredarnya surat yang mengatasnamakan BPK, yang isinya menawarkan dan menjual buku UU BPK RI dan buku peraturan perundangan lainnya. Penawaran itu ditujukan untuk instansi pemerintah dan perguruan tinggi dengan syarat pembayaran tertentu."Anwar Nasution maupun BPK RI tidak pernah mengirim surat permohonan bantuan melalui email pribadi maupun menjual buku-buku UU BPK RI dan peraturan perundangan lain melalui surat penawaran yang mengatasnamakan pejabat BPK," jelas Humas BPK dalam siaran persnya.
(qom/ir)











































