Pangeran Saudi Beli Airbus A380
Rabu, 14 Nov 2007 18:38 WIB
Jakarta - Jika Anda kaya, tentu apapun bisa dibeli. Termasuk sebuah pesawat superjumbo Airbus A380 yang konon harganya mencapai US$ 300 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun.Seperti misalnya yang dilakukan Pangeran dari Arab Saudi Al-Waleed bin Talal bin Abdulaziz Alsaud yang membeli pesawat Flying Palace A380 untuk digunakan sebagai jet pribadi. Orang terkaya ke-13 di dunia versi Majalah Forbes ini telah menandatangani sebuah perjanjian dengan Airbus untuk pembelian pesawat yang mampu mengangkut sekitar 800 orang itu. Chairman Kingdom Holding tersebut sekaligus menjadi pelanggan pertama dari versi VIP pesawat bertingkat dua yang baru ini."A380 tersebut akan diperkuat oleh mesin Rolls-Royce Trent 900. Pengukuran kabin akan dilakukan di pusat perakitan akhir yang belum ditentukan," jelas Airbus dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (14/11/2007).Flying Palace A380 dari Airbus memungkinkan pelanggan memesan pesawat dengan rancangan yang lebih leluasa, lebih nyaman, dan lebih modern yang mampu membawa mereka terbang non-stop ke seluruh dunia. Pesawat tersebut juga memberikan keuntungan berupa perjalanan yang lebih nyaman dalam kabin A380 yang tenang, berkat performa keempat mesin tersebut.Maskapai penerbangan Singapura Airlines (SIA) menjadi maskapai pertama yang menerima pesawat superjumbo A380. Penerbangan komersial nan mewah telah sukses dilampaui SIA dengan superjumbo itu.Pastinya, si pembeli Airbus A380 itu tidak bisa sembarangan. Negaranya pun harus mampu memiliki bandara yang mendukung karena pesawat itu hanya mampu didaratkan pada tempat-tempat tertentu saja.Dan Pangeran Al-Waleed tampaknya memenuhi semua kriteria itu. Dengan kekayaan senilai US$ 20,3 miliar, tentu saja nilai pembelian pesawat itu hampir tak terasa. Beberapa waktu yang lalu, koran Prancis Le Figaro juga sempat melansir kabar bahwa miliuner Roman Abramovich juga membeli pesawat A380 tersebut. Namun pemilik klub sepakbola Inggris, Chelsea itu tidak memberikan konfirmasi soal pembelian pesawat superjumbo itu.
(qom/ddn)











































