CEO Adira Siap Bertrio Memasak

CEO Adira Siap Bertrio Memasak

- detikFinance
Senin, 19 Nov 2007 17:19 WIB
CEO Adira Siap Bertrio Memasak
Jakarta - Siapa tak kenal CEO Adira Finance Stanley Setia Atmaja. Siapapun pasti mengenalnya sebagai CEO yang kampiun. Tapi bagaimana jika Stanley memasak? Pastinya ngiler doong....

Rencananya, Stanley akan berkolaborasi dengan ahli kuliner Bondan Winarno dan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas. Ketiga pria ini berencana berkolaborasi untuk memasak bersama di acara Adira Kenduri Kuliner Nusantara 2007 atau Adira KKN 2007.

Bagaimana ya kira-kira Stanley yang biasa ngasih kredit motor dan Erry yang biasa interograsi orang bekerjasama menghidangkan masakan? Pasti seru!

Sebagai bocorannya, Bondan membisikkan menu masakan yang akan digarap di Adira KKN yang digelar di Gedung Arsip Nasional Sabtu dan Minggu (24-25/11/2007) nanti.

"Pertama, saya akan bikin Kakap Adira. Alias Kakap Ada Ikan Dibalik Garam. Ini masakan yang ada di Itali, Turki, dan Perancis, sekarang kita bikin khusus Adira. Kedua, Kerapu KPK, alias Kukus Pake Kici. Kici itu buah kecil berwarna merah. Pasti pada nggak tahu, makanya datang," katany pada wartawan saat jumpa pers di MU Cafe, Jakarta, Senin (19/11/2007).

Selagi Bondan bersemangat mempersiapkan perhelatan masaknya, Stanley mengaku pasrah saja.

"Nggak ada persiapan. Saya malah mau minta bocoran resep dari Pak Bondan. Terserah dia saja lah," ujar penggemar mobil klasik ini sambil tersenyum.

Adira KKN 2007 merupakan acara gagasan Adira Finance bekerjasama dengan komunitas Jalan Sutra. Di acara ini, akan tersedia puluhan makanan khas Indonesia dari Aceh sampai Papua.

Bahkan ada yang didatangkan langsung dari Papua. "Makanya kapan lagi bisa makan makanan langsung dari Papua?" promosi Bondan.

Dengan membayar tiket Rp 20.000 Anda bisa masuk ke acara ini. Tapi untuk mencoba makanannya, Anda harus menukar dengan voucher yang berharga Rp 5.000 setiap lembarnya. Harga makanannya sendiri ada yang Rp 5.000-Rp 15.000. 50% dari pendapatan ini akan disumbangkan ke Yayasan Kemanusiaan Increso.

(lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads