40 Hari Menuju Lengsernya Burhanuddin Abdullah

40 Hari Menuju Lengsernya Burhanuddin Abdullah

- detikFinance
Senin, 07 Apr 2008 10:47 WIB
40 Hari Menuju Lengsernya Burhanuddin Abdullah
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengaku dirinya sedang dalam perjalanan counting down to zero. Dalam masa kerja yang tinggal 40 hari lagi ini Burhanuddin pun mohon pamit dan minta maaf.

Masa kerja Burhanuddin sebagai gubernur BI akan berakhir 17 Mei 2008. Penggantinya kini sedang digodok oleh Komisi XI DPR yakni Menko Perekonomian Boediono, sebagai calon tunggal dari pemerintah .

"Pada kesempatan ini izinkan saya mengucapkan sesuatu dalam perjalanan counting down to zero yang akan berakhir pada 17 Mei. Tidak lama lagi akan saya akhiri pas 40 hari lagi," kata Burhanuddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu diungkapkan Burhanuddin di depan pengusaha dan bankir-bankir dalam acara peluncuran laporan perekonomian Indonesia 2007 oleh BI di gedung B BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (7/4/2008).

Menurut Burhanuddin, angka 40 biasanya memiliki arti khusus. Maka itu dihari ke-40 menjelang akhir jabatannya, Burhanuddin secara khusus mengucapkan terima kasih kepada semua koleganya dalam 5 tahun perjalanannya sebagai gubernur BI.

"Biasanya sih 40 hari ada artinya. Sebelum saya akhiri saya ingin mengucapkan terima kasih pada semua pihak yaitu rekan-rekan yang memberi masukan, kritikan yang sebaik-baiknya untuk BI, kinerja perekonomian Indonesia dan kesejahteraan Indonesia. Hal baik dalam kerjasama kita semoga bisa dilanjutkan di arena lain," katanya.

"Sebagai manusia saya juga jika pada tempatnya nanti pada waktunya nanti saya minta maaf bila ada yang kurang berkenan, bertemu di persimpangan jalan dan saya lupa tolong disapa, tolong saya diingatkan," lanjutnya.

Ditanya mengenai calon penggantinya, Burhanuddin mengatakan Boediono memang pas memimpin BI. "Pak Boediono kan pernah menjadi direktur BI, jadi sudah dikenal oleh BI. Semua orang BI tahu Boediono, jadi dia sangat pas untuk memimpin BI karena tuntutannya besar dan Pak Boediono lah ahlinya," katanya.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads