Reuni Mantan Direksi PLN

Reuni Mantan Direksi PLN

- detikFinance
Kamis, 15 Mei 2008 14:12 WIB
Reuni Mantan Direksi PLN
Jakarta - Jajaran direksi PLN dirombak awal Maret 2008. 'Alumni' pejabat teras BUMN listrik itupun berhamburan ke perusahaan dan organisasi lain, meski masih berkaitan dengan listrik.
 
Dan pada Rabu (15/2/2008), para mantan direksi PLN bereuni dalam acara Indonesia-China Electrical Power Equipment and Technology Conference & Exhibition 2008 di JHCC, Jakarta.
 
Terlihat hadir, mantan Dirut PLN Eddie Widiono, mantan Direktur Keuangan Parno Isworo, mantan Direktur Pembangkit dan Energi Primer Ali Herman Ibrahim, dan mantan Direktur Umum dan SDM Djuanda Nugraha Ibrahim. Hanya mantan Direktur Transmisi dan Distribusi Herman Darnel Ibrahim yang tidak nampak.
 
Mereka pun tidak melewatkan pertemuan kali ini dengan berbincang-bincang. Wartawan pun menyinggungnya. "Wah, reuni direksi PLN ya pak?" kata wartawan yang disambut tawa para mantan petinggi PLN itu.
 
"Walau kita sudah tidak satu perusahaan, dan sudah beraktivitas di tempat yang beda, tapi jiwanya tetap listrik, nih," kata Djuanda.
 
Mendengar kerabatnya bicara demikian, Eddie Widiono pun menggodanya dengan menyorongkan ponsel Nokia E90 miliknya dan berlagak jadi wartawan. "Jadi gimana pak? Proyeknya apa aja?" goda Eddie pada temannya.
 
Apa aktivitas mereka sekarang?

Eddie Widiono seperti diketahui, saat ini terlibat di Tim Nasional Penghematan Energi dan Air sebagai Sekretaris (sebelumnya disebutkan sebagai Ketua Pelaksana). Tim ini beranggotakan 10 menteri dimana Menko Perekonomian sebagai ketua dan Menteri ESDM sebagai ketua harian.
 
Ali Herman yang dipecat duluan, kini masih eksis sebagai Ketua Masyarakat Kelistrikan Indonesia. Djuanda bisa dikatakan 'naik pangkat' karena sekarang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Rekadaya Elektrika, sebuah perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki Rekayasa Industri (Rekin).
 
Sementara Parno Isworo hanya tersenyum ketika ditanya apa kegiatannya sekarang. "Nanti saja juga tahu," katanya.
 
Herman Darnel Ibrahim yang tidak datang kali ini, diketahui kini aktif di lembaga kajian yang fokus di kelistrikan, terutama transmisi dan distribusi.

  (lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads